Artikel Terbaru

5 Tips Membangun Kebiasaan Menulis agar Betah dan Senang Nulis

Membangun Kebiasaan Menulis


Tidak akan pernah bosan-bosannya membagikan artikel tentang tips menulis di blog penulis Garut ini. Selain bertujuan agar menyemangati pembaca yang mampir ke blog ini, juga untuk mengukur sejauh mana saya bisa konsisten dan mengisi blog ini.

Postingan kali ini saya ingin berbagi tentang tips membangun kebiasaan menulis agar betah dan senang menulis. Sebab dengan membangun kebiasaan menulis maka hasilnya skill menulis kita bisa jadi bagus.

Saya jadi ingat kalau ada perkataan "menulis harus bagus" dari salah satu redaktur media online. Dia pernah bilang bahwa kalau tulisan pengin tembus ke media online, ya tulisan kita harus bagus. Tentu disamping POV yang beda dari yang lain dan tulisan yang menarik.

Sebenarnya saya pernah menulis tentang beberapa aktivitas yang dapat membantu tulisan kita menjadi bagus. Namun, agak kurang aja gitu kalau saya belum membagikan tips membangun kebiasaan menulis.

Lagi pula, tips yang akan saya bagikan gampang diaplikasikannya, kok. Dan terbukti ampuh. Dengan tips-tips di bawah ini, saya bisa terus menulis. Tentu saja di sisi lain, saya mengimbanginya dengan membaca. Sebab, penulis juga harus banyak membaca.

Salah satu manfaat membangun kebiasaan menulis yaitu kita jadi terhindar dari salah satu penyakit penulis, yakni writer's block. Penyakit ini yang cukup menyeramkan buat saya. Bahkan, beberapa hari yang lalu saya pernah mengupas tuntas apa itu writer's block serta gimana cara mengatasinya dan penyebabnya apa saja.

Sebagai penulis yang menulis di beberapa media online, membangun kebiasaan menulis itu penting bagi saya. Sebab, saya aktif juga menulis esai, artikel berita, dan tulisan-tulisan lainnya. Saya melakukan lima hal ini untuk membangun kebiasaan menulis.

#Freewriting

Ini adalah cara pertama untuk membangun kebiasaan menulis. Mari, nulis dengan bebas saja. Terutama buat kalian yang memiliki dua blog, blog yang misalnya lebih ke ranah personal. Tanpa harus formal dan tuangkan saja apa yang melintas dipikiran kita.

Saya bisa menulis tidak sampai satu jam ketika mempraktikan freewriting ini dengan jumlah kata yang banyak. Berbeda dengan menulis di blog ini, saya harus berpikir berulang-ulang kali. Mengeditnya beberapa kali. Seperti biasa, terlalu perfeksionis.

Menulis bebas ini manfaatnya adalah mempercepat kita dalam menulis sesuatu. Jadi apa yang ada di kepala dituangkan semuanya. Kadang tidak memikirkan teknik tulisan, ejaan, dan penulisan yang benar. Tentu ini membuat kita tercapai prinsip satu hari, satu halaman.

#Read and study

Tips kedua ini adalah menerapkan metode ATM (amati, tiru, dan modifikasi). Tiap pagi, saya sering membaca artikel dari penulis idola saya. Gaya menulis dia bagus. Tekniknya adalah: lima kata, titik. Enam kata, titik.

Saya bisa menulis esai yang bagus karena meniru gaya tulisan dia. Saya membaca dan mengamati bagaimana dia menulis, kemudian menirunya. Terakhir, saya modifikasi hasil tulisan yang saya ketik.

Tips ini membantu kamu juga ketika kehabisan ide dan merasa tulisanmu buruk. Jadi sesekali mampir ke tulisan-tulisan yang bagus. Ini memicu kamu untuk pengin nulis lagi dan lagi.

#Set a daily reminder to writer

Adalah konsisten. Ini mirip-mirip perkataan dari Dee Lestari tempo lalu. Dia bilang, kalau ingin membangun kebiasaan membaca maka konsisten. Semua tips yang dia berikan tidak akan terbiasa membaca kalau tidak konsisten membaca. Pun dengan menulis.

Caranya gimana agar konsisten, khususnya bagi orang yang sibuk? Adalah mengatur jadwal menulis terbaikmu. Mengatur jadwal yang sekiranya ideal dengan jam kerjamu. Entah pagi, siang, malam, maupun dini hari.

Ada semacam pengingat atau alarm lah kalau sudah membuat jadwal menulis. Yang mana, mau tidak mau, kamu harus bangun dan ingat jadwal menulismu. Dengan cara ini, saya pikir, kebiasaan ingin menulis pasti timbul.

#Set the bar low

Tidak perlu memulai menulis dengan tema atau tulisan yang berat-berat, yang mana harus kamu tuntaskan dalam sekian jam misalnya. Set the bar low, tulis saja 2 kalimat misalnya. Tulis saja beberapa paragraf misalnya.

Tips ini ada kaitannya dengan tips kedua, yaitu membuat kamu konsisten dalam menulis. Saya masih ingat pas awal-awal suka nulis. Tiap ada ide baru, saya tulis. Tapi, tidak selesai-selesai. Malah, nulis ke ide yang baru lagi.

Setelah saya diskusikan dengan seorang penulis, ternyata cara saya itu bagus. Pertama, saya tidak menghapusnya karena tidak punya perasaan jelek terhadap tulisan tersebut. Kedua, memang ini yang sering dilakukan sama penulis-penulis. Terutama penulis yang dituntut untuk mengisi rubrik-rubrik tertentu di media online, setiap hari! Alias, bagi mereka yang bekerja di media online.

#Nulis hal-hal yang kamu sukai

Tips kelima ini yang membikin saya lancar menulis setiap hari karena saya menulis hal-hal yang saya sukai. Terlebih, saya kuasai. Jika saya menulis tentang kesehatan, bukan tidak bisa, tapi tidak saya kuasai. Mengapa saya menulis tentang tips menulis, membaca, buku, dan semua yang berkaitan dengan literasi? Ya saya lumayan paham.

Mungkin saja kamu yang merasa mood menulisnya berantakan karena kamu menulis yang berat-berat dan jauh dari keresahan yang ada di sekelilingmu. Mungkin saja kamu tidak terbiasa menulis karena tidak dibarengi dengan apa yang ada di dalam hatimu.

Maka dari itu., mari ubah. Nulis lah hal-hal yang kamu sukai. Entah itu hobi, tutorial, dan banyak lagi. Dan utamanya adalah hilangkan dulu penilaian buruk terhadap tulisan kamu, biar orang lain lah yang menilai.

Lebih dari itu, untuk membangun kebiasaan menulis, coba miliki arti yang kuat tentang menulis. Salah satunya adalah untuk menebar manfaat kepada banyak orang. Ini yang akan memotivasimu untuk terus menulis.



Ridwansyah
Pendiri penulis Garut | Penggiat literasi | Follow IG/Twitter: @aaridwan16.

1 komentar:

Tolong berkomentar dengan baik dan logis. Jangan melakukan spam. Kalau bisa, berkomentar lah pakai nama, jangan anonim. Komentar kalian saya filter dulu. Jika komentar kalian sesuai selera saya, akan saya setujui. Terima kasih.