Artikel Terbaru

Usir Jauh-jauh 5 Mindset Keliru tentang Menulis Ini!

Mindset Keliru tentang Menulis
Sumber gambar: Kompasiana.com

Bagi orang-orang yang tidak terbiasa menulis, ada banyak sekali mindset keliru tentang menulis. Bahkan, tak jarang juga mindset keliru ini seringkali nempel di pikiran mereka yang baru belajar menulis.

Sebagai salah satu orang yang suka dengan aktivitas menulis, di postingan kali ini saya akan membantah mindset-mindset tersebut.

Postingan ini saya tujukan untuk mengajak kamu agar menyukai aktivitas menulis.

Lebih dari itu, bagi mereka yang sudah mau belajar menulis, bisa kemudian mengusir 5 mindset keliru tentang menulis di bawah ini.

Disini, saya merepresentasikan mereka yang sudah doyan dengan aktivitas menulis, upaya agar kamu bisa senang dengan aktivitas menulis ini.


Tidak memiliki fasilitas untuk menulis berarti tidak bisa menulis

Pertama, yang harus kamu usir jauh-jauh adalah mindset tentang tidak memiliki fasilitas untuk menulis, lantas tidak bisa menulis.

Saya rasa, mindset semacam itu sangat keliru sebab salah satu fasilitas dalam menulis, bukan hanya dengan laptop saja, kamu bisa memaksimalkan buku catatan untuk membuat alur, premis, kamu bisa menulis menggunakan handphone juga.

Misal, ketika sudah menulis di handphone, nulis di aplikasi Wattpad maupun Microsoft Word, ya tinggal kamu copy-paste ke laptop jika mau di bukukan.

Caranya? Kan tidak punya laptop?

Pinjem ke temen, saya yakin kalo niatnya buat bikin buku, pasti dikasih pinjem.

Saya dulu begitu, tidak punya laptop, tapi di otak sudah ada cerita yang mau saya bukukan. Sekaligus pernah nyimpen tulisan di memo hape.

Langkah berikutnya kan tinggal minjem laptop, tulis dan bukukan.

Ada banyak jalan kok untuk menulis, tidak dari satu fasilitas saja.


Menulis itu sulit

Ketika berdiskusi bersama orang yang tidak suka dengan aktivitas menulis, mereka kerap bertanya, "Menulis itu sulit ya?". 

Kadang-kadang mindset ini juga spontan suka di omongkan langsung oleh mereka yang baru belajar menulis. Nulis itu sulit sekali, katanya.

Bagi saya yang mengklaim diri sebagai seorang penulis, tentu saja menulis itu kebalikan dari sulit, ya mudah!

Tapi pernah mikir kalo menulis itu sulit?

Dulu pernah.

Namun, ternyata, yang bikin sulit itu pikiran-pikiran saya sendiri yang selalu ingin prefeksionis.

Usai mengurangi sifat ke prefeksionisan saya dalam menulis, mindset keliru tentang menulis yang satu ini sudah saya usir jauh-jauh sedari dulu.

Jangan merasa sempurna baru sekali nulis

Memasuki point ketiga di mindset keliru tenang menulis ini, saya sekarang lebih ke orang yang sudah sering menulis, tetapi pola pikirnya masih keliru mengenai dunia kepenulisan ini.

Saya berharap, usir jauh-jauh pikiran tentang sudah merasa puas, sempurna, ketika kamu baru sekali menulis.

Hal ini perlu kita lakukan bersama agar kita yang aktif di dunia kepenulisan tidak puas dengan satu karya, sehingga mereka (yang baru belajar menulis) semangat terus menulisnya.

Dengan cara inilah, salah satu upaya untuk mengurangi mindset-mindset keliru lainnya dalam aktivitas menulis,

Menulis ternyata membosankan

Bener tidak kalo menulis ternyata membosankan?

Bagi saya pribadi dan mudah-mudahan para penggiat literasi lainnya sepakat bahwa menulis itu menyenangkan, tidak membosankan.

Apa yang membosankan?

Kadang nulis di tempat itu-itu saja, efeknya jadi mentok buat lanjutin cerita. Atau semangatnya menurun. Atau justru hidupnya yang membosankan.

Saya kira, perlu untuk mengusir jauh-jauh mindset keliru kalo menulis ternyata membosankan.

Saya berharap, jangan salahkan aktivitas menulisnya, tapi salahkan diri kita sendiri yang tidak menikmati dengan aktivitas menulis yang menyenangkan ini.


Menulis harus ahli

Paling keliru pandangan ke aktivitas menulis adalah ketika mereka menganggap kalo menulis itu harus ahli, harus punya bakat.

Padahal, saya pribadi pun baru belajar nulis setelah lulus SMA, bukan dari kecil.

Masih ada waktu buat belajar dan para aktivis dunia kepenulisan pun suka welcome kok bagi mereka yang mau belajar menulis.

Saya pribadi bisa konsisten menulis dan hingga memiliki pembaca sendiri, berawal dari belajar, interaksi dan lain-lain.

Saya berharap buat kalian semua, jangan menganggap bahwa menulis itu harus ahli. Usir jauh-jauh mindset seperti itu.

Coba baca artikel ini untuk bernostalgia dan dijadikan referenshi buat kamu agar suka dengan aktivitas menulis: Mempunyai Hobi Menulis, Berawal dari Mana, sih?

***

Itulah 5 mindset tentang menulis yang harus kamu usir jauh-jauh. Semangat terus menulisnya!


Ridwansyah

Pendiri penulis Garut

Tidak ada komentar

Tolong berkomentar dengan baik dan logis. Jangan melakukan spam. Kalau bisa, berkomentar lah pakai nama, jangan anonim. Komentar kalian saya filter dulu. Jika komentar kalian sesuai selera saya, akan saya setujui. Terima kasih.