Contoh Membuat Rancangan Novel yang Sederhana Banget

Contoh Membuat Rancangan Novel

Contoh membuat rancangan novel yang akan saya bagikan melalui postingan ini berdasar pada pengalaman pribadi. Dan setiap saya membuat rancangan novel, pasti rancangan saya isinya sederhana banget. Dan meski sederhana, hasilnya cukup memuaskan.

Nah, perlu kalian ketahui bahwa rancangan novel hampir sama dengan outline novel. Namun, bedanya, rancangan novel lebih fokus kepada draft dan gambaran per bab dari isi novel. Sedangkan outline itu semacam persiapan sebelum menulis novel mulai dari judul, nama tokoh, dan ending cerita.

Untuk memudahkan contoh penulisan rancangan novel, silakan simak penjelasan berikut ini dengan saksama.

Contoh membuat rancangan novel

Ketika kalian sudah menentukan judul novel, lalu menentukan pula nama-nama tokohnya, terus sudah menentukan juga genre novelnya, maka tugas berikutnya adalah membuat rancangan per bab dari isi novel yang kalian garap tersebut.

Usahakan juga, kalian sudah menyiapkan; kira-kira novel yang hendak kalian tulis itu akan ada berapa bab nantinya? Atau, cicil saja, misalnya persiapkan tiga bab aja dulu. Ini sekadar contoh, ya..

Dan begini rancangannya.

Bab 1 rancangan novel

Aria berkenalan dengan Enzy. Perkenalan Aria dengan Enzy di sebuah perusahaan swasta yang bergerak di dunia marketing. Mereka berkenalan disebabkan karena tugas mereka sama. Sehingga, tiap hari, mereka akan bekerja bersama.

Aria dan Enzy dalam kurun waktu sebulan bekerja, mereka profesional saja. Tidak ada perasaan saling suka. Namun, oleh karena mereka bekerja bersama dengan intens, sehingga keduanya memunculkan rasa saling suka. Dan luar biasanya, kesamaan mereka banyak. Salah satunya, mereka memiliki masa lalu yang sama. Sehingga, Aria dan Enzy tidak sedang dekat dengan siapa-siapa. Alias menjomblo.

Perusahaan marketing tersebut, melihat kedekatan mereka, tidak berpikir negatif. Perusahaan memandang mereka partner yang hebat dalam bekerja. Perusahaan tidak tahu bahwa, dalam lubuk hati yang paling dalam, antara Aria dan Enzy menyimpan perasaan yang luar biasa.

Bab 2 rancangan  novel

Masuk ke bab kedua..

Ada konfilik..

Semakin luar biasa perasaan Aria dan Enzy, malah justru semakin memperburuk keadaan perusahaan. Mereka kerap ketahuan bermersaan oleh CEO perusahaan marketing tersebut, namanya Pak Zidan. Terlihat, mereka sering menggemgam tangan satu sama lain.

Ada klien yang datang, respon mereka lambat. Tidak seperti awal-awal mereka bekerja, cara mereka meresepon klien sangat cepat.

Harusnya, semakin dekat mereka, semakin bagus chemistry yang didapat. Sayangnya, chemistry yang tercipta bukan sebagai seorang partner kerja, malah kedunya dimabuk asmara.

Pak Zidan menanyakan status mereka. Maksudnya, apakah mereka berpacaran? Atau hanya teman biasa? Jawaban Aria dan Enzy, oleh karena mereka sudah sepakat tidak ingin dipublikasikan hubungannya, jelas mereka menjawab bahwa, mereka hanya teman dekat, Tidak lebih.

Di sini konflik muncul. Yakni, mereka tidak jujur ke CEO perusahaan tersebut.

Bab 3 rancangan novel

Memasuki bab 3..salah satu dari mereka dipisahkan tugas kerjanya..

Bulan kelima, Pak Zidan menggeser posisi Enzy ke bagian copywriting dari perusahaan marketing tersebut. Dan posisi Enzy digantikan oleh Ema. Sosok perempuan bawel dan suka bergosip. Dan, tentu saja, karena Aria karakternya risihan, ya jelas, Aria ilfieel sama si Ema.

Sementara itu, Enzy dipasangkan dengan Budi. Laki-laki dewasa yang sudah menikah cukup lama. Aria cemburu melihat kedewasaan Budi yang kerap memperhatikan partnernya, Enzy. Dan bodohnya, kecemburuannya itu dicurhatkan kepada Ema.

Sudah tahu bahwa Ema itu mulutnya bocor, eh Aria malah bercerita terus terang.

Ema bilang bahwa, katanya dia dan Enzy cuma teman biasa, tapi mengapa cemburu? Berarti, kalian berpacaran, ya?

Ema pun bergosip kepada kariawan lainnya. Dan Pak Zidan mengetahui bahwa Aria dan Enzy berpacaran. Pak Zidan tidak suka dengan kebohongan. Dan ia pun jelas, sangat merasa dibohongi oleh keduanya.

Pak Zidan pun ngasih toleransi kepada mereka berdua. Bilamana tiga bulan kedepan kinerja mereka masih buruk, maka ia tidak tanggung-tanggung akan memecat keduanya..

--

Begitu kira-kira gambaran rancangan novel. Lantas, untuk melengkapi detail-detail dari setiap rancangan novel, apa saja yang perlu dicatat dalam kerangka novel?

Inilah poin-poinnya:

Cara Membuat Rancangan Novel

Detail-detail dalam membuat rancangan novel

Percapakan isi novel yang menyentuh pembaca

Tentu saja, dalam setiap bab novel, mesti ada percapakan atau dialog yang menyentuh pembaca. Oleh sebab itu, buat percapakan se-relate mungkin bagi pembaca. Senatural mungkin juga.

Contohnya, dari ketiga bab di atas, oleh karena bergelut di dunia marketing, maka pahami percapakan orang-orang kalau ngobrolin dunia marketing.

Dengan demikian, pembaca bakal dapat ilmu. Dan orang yang bekerja di dunia marketing, merasakan feel yang bagus saat membaca novel kalian.

Dialog tag

Gunakan juga dialog tag yang beragam agar isi novel tidak membosankan. Dialog tag mampu membuat edtor akuisisi atau editor penerbitan mayor, nge-notice naskah kalian.

Pengin belajar dialog tag yang bagus? Baca artikel ini. Artikel yang sudah dibaca ribuan penulis fiksi; beragam macam dialog tag.

Suasana tempat atau membuat setting novel

Bumbui isi novel kalian dengan setting dan suasana yang relevan. Suasana yang membikin pembaca merasa takjub akan isi novel yang kalian tulis tersebut.

Kalau dunia marketing, usahakan membuat setting kantor yang istimewa. Kalian sesekali observasi lah terkait tempat dari isi novel tersebut.

Membuat konflik novel yang bagus

Yang tak kalah penting juga dari detail-detail rancangan novel, adalah membuat konflik yang bagus. Tanpa konflik, isi novel akan terlihat garing dan pembaca bakal bosan menyimaknya.

-

Barangkali itulah contoh membuat rancangan novel yang, saya kir, mudah dipahami lah oleh kalian. Sehingga, penggarapan naskah lebih mudah dieksekusinya.

Postingan Selanjutnya Artikel sebelumnya
Tidak Ada Komentar
Tambahkan Komentar
comment url