5 Cara Menulis Novel Petualangan degan Apik

Cara Menulis Novel Petualangan


Terus terang saja bahwa, berdasar pengalaman, untuk menulis cerita petualangan harus menentukan tema cerita dulu. Ini langkah utamanya. Kira-kira, kalian mau ngangkat tema novel apa?

Ada banyak pilihan untuk memilih tema novel. Mulai dari petualangan diri sendiri, petulangan yang berunsur romantisme, adventure perjalanan, dan masih banyak lagi.

Setelah memilih tema, baru lah bikin tokoh-tokohnya, settingnya, konfliknya, sudut pandangnya, dan juga membikin ending cerita. Jika semua sudah dibikin, kalau menurut saya pribadi, disebut komplit lah tentang tata cara menulis novel petualangan tersebut.

Hanya saja, yang jadi pertanyaan adalah, apakah hasil cerita tersebut akan tampak apik atau malah biasa-biasa saja?

Apabila ingin kelihatan apik, silakan pahami beberapa cara yang saya lakukan saat membuat novel petualangan di bawah ini.

Apa itu novel petualangan?

Novel petualangan merupakan salah satu novel begenre fiksi. Ia mengisahkan petualangan tertentu. Genre novel ini adalah usaha menarik untuk memancing pembaca dan kerap melibatkan risiko serta bahaya fisik. Jenis novel ini pun harus membentuk alur cerita utama.

Contoh novel petualangan di antaranya novel seri Lima Sekawan Enid Blyton, Harry Potter-nya JK Rowling, Sherlock Holmes, dan masih banyak lagi. Novel genre petualangan sering berdampingan dengan novel misteri dan fantasi. Dan ia biasanya ditujukan untuk kalangan pembaca anak-anak dan remaja.

Novel petualangan dengan bertemakan travelling, salah satunya bisa kita jumpai dalam novel Riawani Elyta yang berjudul The Secret of Room 403. Jadi, bagi novelis yang suka jalan-jalan, mungkin cerita perjalanannya bisa kalian tuangkan dalam bentuk buku fisik.

Cara menulis novel petualangan

1. Menentukan tema novel yang mengandung cerita petualangan

Untuk menentukan tema, pikirkan dulu segmen pembacanya. Hal ini ditujukkan supaya ketika novel terbit, sudah jelas penjualannya akan diarahkan ke siapa saja.

Lebih dari itu, contoh menentukan tema itu seperti apakah topik petualangan yang akan kalian buat tentang menemukan dan mencari harta karun, atau mungkin untuk memecahkan kode rahasia tertentu, atau juga bercerita tentang penculikan anak oleh makhluk asing, dan ya, terus lah berimajinasi sebuah topik cerita yang sekiranya bakal masuk ke target pembaca yang sudah kalian tentukan tersebut.

Saya biasanya kalau sasaran pembacanya adalah anak kecil, maka tidak lepas dari topik binatang dan alam.

2. Bikin tokoh atau karakter yang relevan

Berdasar eksperimen sendiri, novel petualangan suka saya anggap sebagai genre novel yang tidak pernah melibatkan unsur romansa, terutama jika segmen pembacanya anak-anak.

Oleh sebab itu, tokoh yang saya ciptakan dalam novel petualangan, biasanya tidak bersikap romantis. Tapi, harus mempunyai karakter yang solid.

Jadi, saya selalu membuat banyak tokoh novel petualangan dengan catatan, semua tokoh yang saya ciptakan harus memiliki sifat kuat. Dan saya selalu juga memastikan bahwa harus ada satu tokoh yang memiliki kemampuan fisik hebat. Hal ini agar relevan dengan kata "petualangan" itu sendiri yang selalu melibatkan adegan fisik.

Untuk menciptakan karakter yang kuat, silakan baca ini: cara membuat karakter cerita yang kuat.

3. Libatkan terus unsur petualangan dalam alur cerita

Perlu diketahui bahwa, ciri khas novel petualangan yakni banyaknya adegan di luar ruangan. Sebab, terasa cukup sulit apabila melakukan aksi di dalam ruangan.

Dengan banyaknya adegan di luar ruangan, maka seorang calon novelis genre ini harus memperbanyak pemberdaharaan terkait pemandangan, alam, dan hal -hal yang berkaitan dengan setting di luar ruangan.

Terlebih lagi, perbanyak juga dalam mengamati lingkungan sekitar beserta detail-detailnya, seperti suara alam, binatang, dan suasana pendukung lainnya.

Ingat, petualangan itu erat kaitannya dengan perjalanan. Jadi, pastikan saja bahwa perjalanan tokoh kalian bakal melewati berbagai tahapan seru yang dibarengi dengan aksi–aksi gila, memukau, dan banyak adrenalin yang terpacu.

4. Bikin konflik cerita yang menantang

Dalam jenis novel ini, antagonis sering menjadi penjahat. Dan tokoh utama, biasanya masih anak–anak. Kalau demikian, maka gambarkan adegan-adegan menyenangkan saat terjadi konflik tanpa perlu melupakan detail yang mendukung.

Lantas pastikan juga usia tokoh yang kalian buat itu ketika menyelesaikan konflik sesuai dengan cara anak-anak menyelesaikan masalah. Jadi, kelihatan relevan lagi. Bagian dalam konflik pun pasti butuh energi ekstra untuk membuatnya.

Untuk memahami panduan bikin konflik, sebaiknya baca ini: cara membuat konflik novel.

5. Bikin kerangka novel yang bagus

Cara terkahir ini terbilang sangat penting. Novel kalian akan bergerak dari kerangka yang sudah kalian buat. Sehingga, pastikan bahwa kerangka novel kalian adalah kerangka yang bagus dan apik.

Beberapa bulan lalu, saya pernah memuat tulisan cara bikin kerangka, tinggal cari melalui daftar isi di blog ini untuk membacanya.

-

Sekian penjelasan tentang cara menulis novel petualangan. Silakan praktikan ilmu yang dapat saya bagikan lewat blog ini.
Postingan Selanjutnya Artikel sebelumnya
Tidak Ada Komentar
Tambahkan Komentar
comment url