Blurb Novel dan Cara Saya Membuatnya agar Kelihatan Menarik

Blurb Novel


Setelah kemarin membahas tentang sinopsis, lalu kali ini saya kepincut pengin ngomongin soal blurb novel. Sebab, sampai detik ini, masih ada saja calon penulis yang belum bisa membedakan antara blurb dengan sinopsis.

Untuk menambah wawasan kalian tentang pengertian sinopsis, silakan baca dulu definisinya melalui artikel berikut: cara buat sinopsis novel.

Jadi, ada perbedaan yang sangat signifikan antara sinopsis novel dengan blurb.

Sinopsis, sederhananya, adalah cara agar seorang novelis mampu memancing ketertarikan penerbit untuk nantinya membaca naskah yang dikirimnya hingga tuntas.

Sebab, naskah yang masuk ke redaksi penerbit itu banyak banget. Jadi, sang editor akuisisi butuh ringkasan novel. Ringkasan inilah yang disebut dengan sinopsis.

Sedangkan blurb ditujukan untuk menggaget calon pembeli. Dan biasanya ia diletakkan di bagian belakang cover novel. Adapun penulis yang meletakkannya di bagian cover depan, itu biasanya terdapat pada novel hard cover.

Sampai pada paragraf lima, saya yakin, kalian becus memahaminya.

Apa itu blurb novel?

Sependek pemahaman saya dan ditinjau dari pengertiannya, blurb ialah uraian singkat yang ditaruh pada cover novel. Namun, meski pemaparannya harus singkat, justru seorang novelis kudu bisa memaksimalkannya dengan baik.

Nah, alasan membuat blurb yang singkat itu harus dimaksimalkan dengan bagus, ini balik lagi ke tujuan awal mengapa blurb harus dibuat. Nyatanya, blurb wajib dibuat, salah satunya guna menarik hati calon pembeli.

Bagaimanapun juga, setelah penulis novel menerbitkan karyanya, ia harus pandai juga dalam memasarkan novelnya. Dan dalam mempromosikan sebuah novel, ada banyak cara yang harus ditempuh oleh seorang novelis.

Mulai dari membuat judul novel yang memikat pembeli, membikin cover novel yang menggugah, dilanjut dengan isi cerita yang unik, dan termasuk juga pada penulisan blurb.

Inilah sebabnya mengapa membuat blurb yang bagus itu penting. Dan kebetulan, pada artikel ini, saya akan berbagi cara pembuatannya.

Silakan baca artikel lainnya terkait cara mengiklankan sebuah novel agar pembeli terkesima terhadap novel kalian, baca ini: cara menjual novel sendiri.

Cara membuat blurb novel

1. Letakkan dialog pada blurb

Cara pertama yang pengin saya sajikan kepada kalian adalah meletakkan dialog pada blurb. Dialog-dialog yang dapat memikat calon pembeli, bukan dialog klasik atau dialog seadanya saja.

Cukup hanya dengan empat baris isi perbincangan antara tokoh protagonist dengan kekasihnya. Atau dengan sahabat atau dengan tokoh jahat yang kalian ciptakan.

Dengan begitu, pembaca bakal mengerti genre dan isi dialog yang kalian tulis. Meski singkat, tapi seenggaknya sebagian pembaca akan memahaminya.

Untuk contohnya akan saya jelaskan di subjudul berikutnya.

2. Buat deskripsi tokoh protagonist dan antagonist 

Ada banyak blurb pada novel best seller yang hanya mendeskripsikan tokoh-tokohnya saja. Entah menggambarkan fisiknya, sifatnya, maupun psikologisnya.

Kalian tiru juga cara kedua ini, biasanya cukup memancing pembeli. Meskipun, kebanyakan pembeli, lebih suka membeli novel yang penulisnya sudah terkenal.

Tapi, tidak apa-apa, untuk bahan belajar saja.

Silakan baca ini agar memudahkan kalian dalam membuat karakter novel yang kuat; cara membuat tokoh novel.

Cara Membuat Blurb Novel


3. Tulis kutipan yang bikin pembaca "ngeh" lalu kaitkan dengan jalan cerita

Awalnya, sekira dua paragraf, kalian bikin dulu prolognya.

Prolog yang mengilustrasikan jalan cerita. Lalu, di bawahnya, taruh kutipan yang bikin ngeh pembaca.

Poin ketiga ini termasuk ke dalam penulisan blurb yang menarik, yang sering digunakan sama penulis-penulis terkenal.

Kalau tidak percaya, baca artikel berikut: cara menjadi penulis terkenal.

4. Cantumkan kata-kata promosi

Kata-kata promosi seperti apa?

Adalah mengatakan bahwa, novel kalian itu novel pertama yang baru saja kalian terbitkan. Namun, meski baru melahirkan karya pertama, katakan saja bahwa sudah mendapatkan eksposur yang bagus.

Lebih dari itu kalau sudah menerbitkan dua novel, bilang saja novel tersebut adalah serial cerita kedua kalian. Lantas bilang, beli juga serial novel yang sebelumnya.

Sederhananya seperti itu sih.

5. Buat testimoni pada blurb

Berhubung salah satu tujuan blurb adalah untuk mempromosikan novel, maka letakkan saja testimoni.

Entah itu testimoni dari pembeli, guru, tokoh-tokoh penting, maupun oleh sesama penulis.

Dengan demikian, novel kalian akan mendapatkan spotlight yang bagus di hadapan pembaca.

Contoh blurb dalam novel 

Blurb romance

Setelah pulang ke Indonesia, Rian sukses melupakan Lauerence. Wanita berkebangsaan Prancis itu nempel terus di otaknya. Namun, saat ia tinggal di Jakarta bersama keluarganya, eh ternyata tetangganya yang baru saja tinggal sayu bulan, sosoknya malah mirip dengan Lauerence. Ingatan Rian muncul lagi tentang wanita bule itu. Rian kembali mengingatnya. Dan itu membuat dirinya tersiksa..


 Blurb deskripsi tokoh

Sesosok bayangan hitam tiba-tiba muncul di sudut ruangan kastil. Ia menembus dinding dan membuat Jack tercengang. Apakah bayangan hitam itu mengikuti Jack ke mana pun dia pergi? Lantas, maksudnya apa? Inilah sebuah teka-teki rumit yang akan dipecahkan oleh Jack.


Blurb promosi 

Satu tahun lalu novelku yang berjudul Izy dibaca ribuan orang. Kini, aku telah menulis kembali kisah Izy yang sosoknya sudah dewasa dan juga mengenal cinta.  Segera dapatkan novel kedua ini sebelum kehabisan. Yeay!


-

Oke barangkali itulah materi tentang blurb novel, sekaligus menjelaskan cara saya dalam membuat blurb.

Sekian.

BACA JUGA: Plot hole (cara menghindari plot hole).

Postingan Selanjutnya Artikel sebelumnya
Tidak Ada Komentar
Tambahkan Komentar
comment url