Artikel Terbaru

Jiwa Seorang Penulis yang Mesti Kalian Milikki

Jiwa Seorang Penulis


Patut kalian ketahui bahwa, jiwa seorang penulis seharusnya bukan hanya fokus pada aktivitas menulis saja.

Sebab, meski menulis pekerjaan utama para penulis, namun apabila ia tidak memiliki gairah untuk mengevaluasi karya tulisnya, boleh jadi karier kepenulisannya gitu-gitu aja.

Artinya, hasil karya tulis yang diciptakannya mungkin selalu saja tidak dapat menggugah pembaca. Itu sebabnya evaluasi diri penting.

Jiwa--jika didefinisikan lebih dalam--ialah mencakup tentang segala pikiran serta kepribadian. Jiwa, terletak pada akal dan tubuh.

By the way, sebenarnya bukan cuma profesi seorang penulis saja yang wajib memiliki dorongan saat berkarya, profesi lainnya juga mesti ada. Meski, tentu berbeda nantinya.

Di bawah ini akan saya jelaskan beberapa antusiasme seorang penulis yang mesti kalian miliki. Berikut penjelasannya.

Jiwa seorang penulis

1. Mengikuti segala macam trend terkait dunia penulisan

Sebaiknya sudah menjadi semacam keharusan bagi seorang penulis untuk mengikuti trend terkait dunia penulisan.

Setidaknya, kalian harus hafal beberapa platform menulis novel online yang sedang ramai diperbincangkan banyak penulis. Meski kalian seorang penulis media online misalnya.

Pun sebaliknya, penulis novel harus tahu beberapa media online yang lagi seru dijadikan tempat buat menghasilkan uang.

Hal itu perlu diikuti perkembangannya agar ketika berbincang dengan banyak penulis, isi perbincangannya nyambung. Sebab, tiap penulis mempunyai platform kesukaan masing-masing.

Maksudnya, ada yang berkarier di dunia novel, menulis opini, copywriting, dan masih banyak lagi.

2. Berinteraksi dengan sesama penulis

Untuk mengetahui karier seseorang di bidang menulis, salah satunya, berinteraksi lah dengan sesama penulis.

Jiwa penulis harus sudah ada sampai di titik ini agar wawasan kita menjadi luas.

Dengan berinteraksi bareng penulis lain, manfaatnya kita tidak akan mudah menjelek-jelekkan.

Saya masih sering melihat, ada penulis media online yang melakukan, katakanlah seperti books-haming terhadap penulis novel.

Seolah, penulis novel itu masih buruk tulisannya. Seolah, penulis blog masih acak-acakan tulisannya. Padahal, teknik penulisan di platform menulis itu berbeda.

Manfaat lain berkomunikasi dengan sesama penulis, yakni hidup kita bakal tenteram, damai, dan serba tahu. Sehingga tidak ketinggalan informasi.

3. Tidak pernah berhenti berkarya

Penulis buku, bikin lah buku berikutnya. Penulis media online, terus lah menyubmit artikel.

Penulis novel, terus lah mengarang cerita. Penulis blog, terus lah membuat konten.

Sesederhana itu dalam meringkas pengertian, jangan pernah berhenti berkarya.

Jiwa inilah yang mesti kalian tanam agar membuahkan hasil besar.

4. Mampu meningkatkan skill menulis

Ada banyak cara untuk meningkatkan keterampilan menulis selain rutin latihan menulis.

Untuk mengetahui apa saja tips memupuk skill menulis, silakan baca: cara meningkatkan skill menulis.

Skill menulis ini seharusnya menjadi bagian paling utama yang kudu diperhatikan oleh para penulis agar tiap hari makin bagus tulisannya.

Jadi, tanamkan poin keempat ini.

Kepribadian seorang penulis



5. Rakus membaca

Perlu saya disclaimer dulu bahwa, rakus membaca di sini ialah membaca segala sesuatu yang berkaitan dengan tulis-menulis. Sebab, membaca dan menulis ibarat dua sisi mata uang. Ia harus terus bersamaan.

Makanya, saya seringkali heran sama penulis yang malas membaca. Ada suruhan klik "link" tulisan saja masih bertanya, "Linknya di mana?" padahal, tinggal klik saja.

6. Kerap berusaha membuat tulisan yang enak dibaca

Poin kelima ini bukan tujuan menulis, tetapi lebih kepada "upaya".

Maksudnya, salah satu upaya keberhasilan seorang penulis saat menulis, ialah harus membuat tulisan yang enak dibaca. Pun tulisan yang logis. Dan tulisan yang sekali dibaca, pembaca langsung paham.

Poin inilah yang sering ditanyakan di Quora. Banyak penulis muda yang sering bertanya, "Bagaimana cara menulis agar enak dan mudah dipahami pembaca?".

Jawabannya, berusaha lah terus. Salah satunya, berusaha membaca tulisan-tulisan yang juga enak dibaca.

7. Menguatkan mental

Tidak semua kritik membangun, ada banyak kritik bagi seorang penulis yang isi kritikannya bikin down. Oleh sebab itu, kuatkan mental kalian sebagai penulis.

Saat naskah buku ditolak penerbit, bangkit lagi, kirim lagi naskah yang lain.

Saat naskah novel lama direviewnya, tidak perlu resah, biarkan saja. Itu sudah kehendak pihak platform novel.

Di situ lah mental kalian diuji; ini terkait sejauh mana kalian sabar.

Coba baca tulisan saya terkait mental penulis: mental calon penulis.

8. Selalu mau belajar sesuatu yang baru

Saya percaya kalau aktivitas menulis terkadang membosankan, bahkan memuakkan. Oleh karena itu, buka hati kalian untuk mau belajar sesuatu yang baru di dunia penulisan ini.

Saat penulis lain bisa menulis artikel SEO, belajar lah. Saat penulis novel lain mampu mengarang dengan banyak genre, belajar lah.

Saat penulis lain tulisannya tembus di media besar, belajar lah.

Belajarnya dapat menggunakan dua cara:

1). Belajar sendiri

2). Belajar kepada sesama penulis

Dengan begitu, pengalaman saya membuktikan bahwa, saya jadi tidak mudah bosan.

9. Mengusir mindset-mindset menulis yang tidak jelas

Saya mendengar, ada banyak mindset keliru tentang menulis yang berkeliaran di internet maupun di kalangan para penulis.

Katanya, kebanyakan profesi penulis itu tidak bisa untuk menghidupi kebutuhan. Ditambah lagi pencairan hak penulis seringkali lama.

Pun sebaliknya, banyak orang bilang bahwa, penulis bisa bikin kaya.

Atau ada juga orang yang bilang kalau menulis itu mudah, siapa saja bisa.

Kalian tidak perlu menanggapi mindset-mindset terkait menulis yang menyatakan seperti itu, diam saja. Fokus berkarya.

-

Jadi, jiwa seorang penulis perlu kefokusan dalam melahirkan karya-karya yang bagus. Tiap tahun, selalu ingin menumbuhkan kualitas tulisan.

Dan intinya untuk meningkatkan kualitas tulisan, 9 poin di atas mesti kalian milikki.

Sekian.

Tidak ada komentar

Tolong berkomentar dengan baik dan logis. Jangan melakukan spam. Kalau bisa, berkomentar lah pakai nama, jangan anonim. Komentar kalian saya filter dulu. Jika komentar kalian sesuai selera saya, akan saya setujui. Terima kasih.