5 Cara Menulis Artikel yang Disukai Google, Ini Memudahkan Postingan Kita agar Berada di Page One

Menulis Artikel yang Disukai Google

Sebagai media kepenulisan, blog penulis Garut tertarik ingin membagikan cara menulis artikel agar disukai Google.

Hal ini saya lakukan berhubung eksistensi blog ini sudah agak ramah di mata Google. Tiap bikin artikel, tiga hari kemudian langsung tayang di halaman pertama Google.

Saya yakin bahwa tiap pengelola blog, salah satu harapannya, setiap mempublikasikan postingan terbaru pasti ingin artikel tersebut nangkring di page one. Sebab, wajar saja, keuntungan yang didapat ketika artikel berada di halaman pertama Google yakni bakal mendapatkan banyak pembaca.

Blog yang ditautkan dengan Google Adsense, tentu saja kalo mendatangkan banyak pengunjung maka pendapatan Adsense meningkat. Ini artinya, betapa penting artikel yang kita buat ada di halaman pertama Google.

Apakah mudah membuat artikel agar disukai Google?

Jawabannya gampang-gampang susah. Kadang artikel yang saya yakini bakal ada di page one, malah nggak ada. Sedangkan artikel yang sekadar bikin artikel saja, malah ada di page one.

Namun meski begitu, 5 cara yang saya bagikan di sini patut kalian coba. Sebab, jika dirata-ratakan, semua artikel yang dipublikasikan di blog ini ada di halaman pertama Google. Jadi reputasinya lumayan lah.

Agar disukai Google, maka jangan bikin artikel hasil copy paste

Jika saya amati, ada beberapa artikel hasil copy paste yang nangkring di page one. Tapi, saya yakin bahwa artikel tersebut nggak bakalan lama lagi bakal merosot. Bahkan jika seorang Blogger keseringan menjiplak artikel dari situs lain, maka siap-siap saja kena penalti Google.

Usahakan, jangan pernah membuat artikel hasil copy paste. Itu sebabnya banyak para blogger yang memberikan saran, kalo pengin ngeblog maka bikin lah blog dengan niche yang kita kuasai. Seperti blog penulis Garut misalnya, nichenya kepenulisan. Jadi nggak ada beban.

Artikel hasil copy paste biasanya dilakuin oleh blogger-blogger yang pengin punya blog dengan CPC tinggi. Saya rasa, nggak ada untungnya bikin artikel hasil copy paste.

Lantas gimana cara mengatasi ketika artikel yang kita bikin mentok di tengah jalan? Jawabannya searching. Sebab, nyari referensi di blog lain boleh. Asal, modifikasi dengan gaya tulisan kalian sendiri. Kalo pure di copast mah tentu berbahaya.

Judul artikel harus terdapat keyword yang kalian bidik

Selain jangan pernah bikin artikel hasil copast, jangan juga bikin judul artikel yang clickbait. Kenapa? Karena kesempatan dikunjungi balik oleh pembaca bakalan hilang begitu saja.

Berbeda ketika judul dan isi artikelnya releven, apalagi artikel yang kita bikin berkualitas. Pembaca pun bakal berkunjung lagi ke blog kita.

Nah untuk menulis artikel yang disukai Google, judul artikel harus terdapat kata kunci atau keyword yang kita bidik. Misalnya kalian menargetkan kata kunci,, "Penerbit indie" maka judul artikelnya, "Cara menerbitkan buku di penerbit indie".

Dengan membuat judul artikel yang terdapat kata kunci seperti itu, maka SEO dasar dalam membuat artikel udah kena.

Gunakan subjudul dan judul kecil di dalam isi artikel, ini akan membuat nyaman pembaca


Bayangkan kalo kita membaca artikel tanpa ada huruf yang di-bold, tanpa adanya subjudul, dan juga judul kecil, bawaannya pasti nggak enak. Maka dari itu, bikin lah artikel yang di dalamnya terdapat subjudul dan judul kecil.

Google suka terhadap artikel yang menggunakan subjudul dan judul kecil. Udah banyak postingan blog penulis Garut yang nangkring di page one, kalo dicek semuanya pasti isi artikelnya memanfaatkan penggunaan subjudul dan judul kecil.

Google senang sama artikel yang panjang dan informatif

Cara saya dalam menurunkan peringkat blog lain yakni dengan menulis artikel yang jumlah katanya banyak, minimal 1200 lebih. Dan isi artikelnya harus informatif serta mendalam. Oleh sebab itu, saya selalu mengamati dengan jeli, apa yang kurang dari blog ini-itu (kompetitor), dan lain-lain.

Kalo kalian perhatikan, artikel-artikel yang berada di posisi pertama, itu pasti artikelnya panjang. Mungkin ada artikel yang cuma 600 kata, tapi posisinya paling atas. Tapi, hanya sedikit. Kebanyakan kan yang artikelnya panjang. Maka hari ini juga, rajin lah membuat artikel yang panjang dan informatif.

Bikin artikel yang belum dibahas oleh blog lain

Ini dia cara paling mudah agar artikel kita disukai Google. Google suka sama artikel yang fresh. Saya sendiri sering membuat artikel yang belum pernah dibahas oleh blog lain.

Contohnya, artikel tentang "niche blog kepenulisan" belum pernah dibahas oleh blog lain. Hasilnya, dua artikel saya nangkring di posisi kedua dan ketiga. Posisi pertama diduduki oleh Niagahoster, sulit lah melawan website ini mah. Meski pembahasannya bukan niche blog kepenulisan, Niagahoster pasti ada mulu.

Menulis Artikel yang Disukai Google



Saya juga pernah menulis artikel tentang moderator acara literasi. Dua-duanya berada di halaman pertama Google secara berurutan.

Menulis Artikel yang Disukai Google



Dan masih banyak lagi artikel di blog ini yang berada di halaman pertama Google. Nah ini disebabkan karena blog lain belum ada yang membahasnya, jadi kesempatan artikel yang kita buat ada di page one terbilang besar kalo menggunakan cara kelima ini.



Ridwansyah
Pendiri penulis Garut | Penggiat literasi | Follow IG/Twitter: @aaridwan16.

Artikel Selanjutnya Postingan Selanjutnya
Tidak Ada Komentar
Tambahkan Komentar
comment url