5 Cara Membuat Naskah Novel untuk Dikirim ke Penerbit

Cara Membuat Naskah Novel untuk Dikirim ke Penerbit


Kalau saya perhatikan, makin kesini makin banyak aja orang yang kepincut pengin bikin buku sendiri. Salah satunya bikin buku novel. Hal ini dapat saya ketahui dari banyaknya penulis yang menerbitkan novel melalui bantuan blog ini.

Akan tetapi, salah satu kesulitan dan juga kebingungan penulis pemula, adalah mereka tidak tahu soal cara bikin naskah novel yang rapi. Kebanyakan dari mereka, naskah novelnya itu berantakan dan tidak lengkap. Sehingga, tentu saja membingungkan penerbit.

Nah, oleh karena permasalahan itu, saya kemudian tertarik pengin ngasih tahu cara membuat naskah novel untuk dikirim ke penerbit. Berhubung saya pribadi sedang menduduki kursi penerbitan novel, alias lagi kerja di sebuah penerbitan, jadi tahu lah panduan cara menyusun naskah novel supaya rapi.

Untuk mengetahui semua cara pembuatan naskah novel, silakan simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Mengapa penulis novel harus membuat, merampungkan, dan melengkapi naskah novelnya dulu sebelum dikirimkan ke penerbit?

Sebelum ngasih tahu cara pembuatan naskah, alangkah baiknya saya menjawab pertanyaan ini dulu. Bahwa, benar, salah satu tugas penerbit itu merapikan naskah-naskah yang masuk (naskah yang sudah diterima tentunya). Namun, yang kami rapikan itu justru dari editing dan layout.

Sebut saja editing (seorang editor) itu bertugas untuk meng-PUEBI-kan sebuah kata dan membenarkan kata-kata yang typo. Dan melayout, adalah merapikan naskah novel yang awalnya dalam format word ke format ukuran buku cetak.

Sementara itu, soal isi kelengkapan naskah, yakni tugas penulis. Mulai dari menuliskan kata pengantar sampai membuat biodata penulis. Dan sialnya, banyak penulis yang seringkali kelupaan ngasih biodata, daftar isi, kata pengantar, dan lain sebagainya.

Jadi, tetap saja seorang penulis novel harus melengkapi isi naskahnya dulu, harus merampungkan naskahnya dulu (alias menamatkan ceritanya dulu), sebelum dikirimkan ke penerbit. Bagaimana mungkin sebuah naskah akan diterima, tetapi cerita novel yang ditulis oleh seorang novelis, belum tamat.

Dan, bagaimana mungkin kalian ingin berkarya melalui buku dan tulisan, tapi tidak tahu pembuatan naskah novel. Padahal, naskah novel adalah langkah awal di mana cita-cita kalian untuk menjadi penulis novel bakal terwujud. Maka dari itu, belajar lah membikin naskah novel yang rapi dan juga menarik.

Pengin tahu caranya?

Simak baik-baik penjelasannya di bawah ini.

Cara membuat naskah novel untuk dikirim ke penerbit

1. Buka Microsoft Word untuk menulis isi novel

Langkah pertama kalau kalian memiliki laptop atau komputer, yakni bukalah Microsoft Word. Kalau tidak punya laptop, apalagi komputer, lantas bagaimana cara bikin naskah novel? Solusinya pakai hape.

Caranya mudah saja, silakan baca artikel yang pernah saya tulis satu tahun lalu: cara membuat novel di hp. Ini adalah artikel yang paling banyak dibaca oleh penulis-penulis pemula.

Lalu, selain Microsoft Word, ada lagi, kah? Ada. Kalian bisa pakai Write As, Notes, dan lain-lain. Tapi, tetap saja nanti harus disalinkan ke Word. Kenapa? Karena hampir semua penerbit ketentuannya begitu. Naskah harus ditulis dalam format .word.

Paham, ya?

2. Lembar pertama kasih judul novel

Setelah membuka Microsoft Word, langkah berikutnya adalah ngasih judul naskah tersebut di lembaran pertama. Kasih lah judul novel yang beda dengan penulis lain. Besarkan judul novelnya dengan ukuran dan font yang enak dipandang.

Kalau mau dikirimkan ke penerbit besar, nanti ada aturannya seperti ukuran huruf harus 12 misalnya dan font Times New Roman misalnya, yaaa silakan tinggal sesuaikan aja dengan syarat dan ketentuan penerbit yang kalian tuju.

3. Lembar kedua kasih daftar isi novel

Kalau daftar isi mah, gunakan daftar isi otomatis aja. Gampang, kok. Paling saran saya, kalian bikin outline naskah dulu deh biar subjudul-subjudul di naskah kalian itu enak dibaca oleh kami. Lebih dari itu, outline mempermudah kalian dalam menyelesaikan cerita.

Kalau pengin tahu cara bikin outline, silakan baca: cara membuat outline novel.

4. Lembar ketiga, yaitu isi naskah novel

Setelah daftar isi, barulah menulis isi cerita. Terserah mau 200 halaman atau kurang dan lebih dari 200 halaman, ya itu tergantung bagaimana kalian membuat cerita. Soal halaman naskah mah sifatnya fleksibel dan tergantung kebutuhan cerita.

Jadi, lembaran pertama diberi judul. Lembaran kedua daftar isi. Dan setelah itu, silakan menulis cerita sampai selesai.

5. Lembar terakhir bikin biodata penulis novel

Setelah cerita sukses dirampungkan, maka langkah terakhir adalah menyisipkan biodata penulis novel. Mulai dari nama lengkap, pernah sekolah di mana, pernah berkarya apa saja, dan lain-lain.

Kalau pengin tahu cara bikin biodata penulis supaya dinotice penerbit, silakan baca artikel hebat ini: cara membuat biodata penulis.

Catatan: kalau naskah kalian diterima oleh penerbit, lengkapi naskah dengan kata pengantar. Lalu taruh lembar kata pengantar sebelum daftar isi.

Pun kalau naskah diterbitkan lewat penerbit indie dan self publishing, kasih juga kata pengantar.

Dan kalau kalian ingin menerbitkan buku sendiri sebagai kenang-kenangan saja, silakan kirim naskah kalian ke penerbit penulis Garut. Kami sudah bekerjasama dengan banyak penulis dan penerbit. Banyak penulis yang sukses mewujudkan impiannya menjadi penulis novel lewat blog ini.

Hubungi saja kami lewat email dan WA. Caranya cari kolom kontak kerjasama di blog ini.

Barangkali itulah cara membuat naskah novel untuk dikirim ke penerbit. Semoga kalian dapat memahaminya dengan baik, ya. Sekian. Terima kasih.
Postingan Selanjutnya Artikel sebelumnya
Tidak Ada Komentar
Tambahkan Komentar
comment url