7 Proses Menerbitkan Buku Sendiri yang Perlu Para Penulis Tahu

Proses Menerbitkan Buku Sendiri


Perlu diketahui bahwa proses menerbitkan buku sendiri itu mudah dan cepat. Yang susah, menurut saya, adalah saat menggarap naskah. Apalagi naskah buku yang kita tulis hasil dari imajinasi sendiri, bukan menulis buku berdasar pada pengalaman pribadi.

Saya pernah menerbitkan buku dengan genre pengalaman hidup sendiri. Tidak butuh lama untuk segera rampung, dua bulan saja sudah selesai. Tapi, giliran menulis buku dengan menggunakan imajinasi, lamanya minta ampun.

Apalagi saya tipikal penulis buku novel yang perfeksionis, selalu saja ada 'editing' di balik 5-6 paragraf cerita yang sudah saya tulis. Padahal, hal begituan tuh kayak nggak perlu dilakukan.

Nah, buat teman-teman yang pengen tahu proses nerbitin buku itu berapa lama dan apa saja yang harus dilakukan, kebetulan pada kesempatan hari ini, saya akan membahasnya berdasarkan pengalaman saya selama menggeluti dunia penerbitan buku.

Saya pikir, informasi yang akan saya jelaskan ini cukup penting. Terutama bagi penulis pemula yang kebetulan tidak tahu atau sedang mencari informasi terkait topik artikel ini.

Baiklah, mari saya jelaskan semuanya di bawah ini.

Inilah berbagai macam proses menerbitkan buku sendiri

1. Proses menulis buku

Proses menulis buku merupakan proses yang cukup lama, apalagi bagi penulis yang belum pernah menulis buku sebelumnya. Berdasar pengalaman, saya menyelesaikan sebuah naskah, biasanya butuh tiga sampai enam bulan. Itupun kalau lagi luang, kalau lagi banyak kerjaan dan sibuk, bisa tujuh sampai delapan bulan rampung.

Proses menulis buku pun, menurut saya, tidak lah mudah. Tidak asal menulis saja. Namun, harus senatural dan sebaik mungkin. Sebab, semua tulisan kita terdokumentasikan secara abadi di buku tersebut.

Terkadang kalau kita menulis buku seadanya saja, itu bisa-bisa menuai penyesalan. Saya pun merasakan sendiri. Sampai sekarang, saya belum berani lagi membaca buku karya sendiri.

2. Proses menentukan penerbit yang dituju

Katakan lah naskah sudah rampung, maka langkah selanjutnya adalah menentukan penerbit yang ingin kita tuju, Naskah mau dikirimkan ke penerbit mayor atau indie.

Kalau dikirimkan ke penerbit besar seperti Gramedia, dikasih informasi ditolak dan diterimanya cukup lama. Sementara itu kalau diterbikan lewat penerbit indie yang berbayar, proses terbitnya buku cepat.

Salah satunya, kalian bisa kirimkan naskahnya ke penerbit buku penulis Garut. Pasti prosesnya cepat. Caranya, silakan baca artikel berikut: kirim naskah ke penulis Garut.

3. Proses editing dan layout buku

Saat mengirimkan naskah, lalu naskah diterima oleh penerbit, maka langkah yang akan dilalui pada tahap selanjutnya, yakni proses editing dan juga layout buku.

Proses editing di antaranya adalah mengkurasi isi naskah apabila ada banyak yang typo. Dan apabila terjadi plot hole. Plot yang tidak masuk akal. Begitu pun dengan layout agar isi naskah ketika dibukukan menjadi rapi.

Proses ini pun paling tidak memakan waktu sampai satu Minggu karena penerbit ingin memberikan kesempurnaan bagi para penulisnya.

4. Proses membuat cover buku

Membuat cover buku itu fleksibel. Entah itu nantinya dibikin oleh penulis, bisa. Atau, diserahkan saja sepenuhnya ke penerbit.

Orang-orang yang bekerja sebagai desain cover buku di penerbit sudah profesional. Dan siap menerima request dari penulis terkait cover buku.

Kalau kalian menerbitkan buku di penerbit saya, maka akan dikasih opsi cover. Sehingga, kalian bisa vote cover di sosial media kalian nantinya.

5. Proses daftar ISBN

Akhir-akhir ini daftar ISBN agak rumit. Agak lama juga diterimanya. Harus penerbit yang benar, bukan abal-abal. Katakan lah penerbit yang sudah menjadi perusahaan.

Bagaimana kalau diajukan sendiri? Biasanya susah. Tetap harus didaftarkan oleh penerbit yang sudah menjadi PT.

Nah, proses daftar ISBN pun memakan waktu yang lumayan lama. Sehingga, penulis harus menunggu dulu. Tatkala ISBN sudah keluar, maka proses selanjutnya ialah proses cetak buku.

6. Proses cetak buku

Proses cetak buku, paling lama sekitar satu Mingguan juga. Mungkin bisa lebih dari satu Minggu kalau penerbit lagi banyak naskah yang masuk. Penulis harus sabar menunggu sebelum naskahnya fiks dicetak dalam buku fisik.

7. Proses pengiriman buku

Terakhir, yakni proses pengiriman buku. Ini adalah proses yang bakal dilalui oleh penulis apabila naskahnya diterbitkan menggunakan modal sendiri.

Lamanya buku sampai ke tangan penulis, tergantung di mana naskah tersebut dicetak, dan di mana lokasi rumah kalian berada.

Misal, kalau kalian menerbitkan buku di Jakarta, sedangkan lokasi rumah kalian di Surabaya, paling estimasi sampai, yakni lima harian lebih.

-

Jadi, itulah proses menerbitkan buku sendiri. Mulai dari proses menulis buku sampai pengiriman buku. Kira-kira sebulan lebih lah prosesnya. Dari naskah kirimkan sampai buku dikirimkan ke tangan penulis.

Sekian. Semoga bermanfaat!

Postingan Selanjutnya Artikel sebelumnya
Tidak Ada Komentar
Tambahkan Komentar
comment url