Artikel Terbaru

Gaji Penulis Novel, Memangnya Berapa?

Gaji Penulis Novel

Jujur, saya terkejut saat riset keyword via Semrush. Melalui tools SEO tersebut, kata kunci gaji penulis novel memiliki volume pencarian yang tinggi.

Dan jika saya tafsirkan lebih luas, itu artinya terlihat bahwa saat ini para calon penulis lagi kepo banget sama penghasilan seorang novelis.

Bagi saya pribadi, bicara soal "gaji" sebenarnya bukan istilah tepat untuk ditujukan kepada penulis novel. Sebab, yang kami kenal adalah royalti. Dan kata "gaji" lebih intens ditujukan bagi seorang karyawan.

Saya berpikir dan mungkin benar, barangkali bukan hanya calon-calon penulis saja yang pengin tahu berapa banyak penghasilan seorang novelis, tapi mungkin masyarakat awam pun ingin tahu juga.

Oleh sebab itu, silakan pahami opini saya terkait pendapatan seorang novelis di bawah ini.

Berapa gaji penulis novel?

Berdasarkan observasi dan pengalaman saya ketika ngobrol dengan beberapa penulis novel, saya menyimpulkan bahwa banyaknya uang yang didapatkan oleh seorang novelis tergantung pada; di penerbit mana naskahnya diterbitkan dan berapa persen royalti yang didapatkan (tentu ini masuknya pada, berapa banyak juga novel si penulis terjual).

Dan, perlu dipahami dulu bahwa tiap penerbit memiliki sistem yang berbeda. Gramedia berbeda dengan Bentang Pustaka, dan juga berbeda dengan penerbit-penerbit lainnya. Ditambah lagi jenis penerbit itu bermacam-macam.

Silakan baca ini untuk referensi terkait jenis-jenis penerbit buku di Indonesia: jenis-jenis penerbit.

Oleh karena sistemnya saja sudah berbeda, maka perhitungan royalti pun berbeda. Ada penerbit yang memberikan royalti 10%, hingga 15% kepada penulisnya. Sehingga, sulit untuk saya pastikan nominalnya.

Mungkin, begini sederhananya.

Katakan lah novel kalian terjual banyak seperti karya-karya ciptaan Andrea Hirata, maka saya pastikan uang yang diperoleh akan sangat besar.

Tapi, jarang sekali penulis pemula mampu mengikuti kesuksesan penulis buku Laskar Pelangi itu.

Katakan lah novel kalian hanya terjual 100-200 eksemplar, maka tentu uang yang didapatkan tidak akan begitu besar.

Lantas paling kecil, uang yang masuk ke dompet penulis novel apabila naskahnya diterbitkan oleh penerbit mayor dan terjual hingga 200 eksemplar dengan harga buku 90 ribu misalnya, maka rata-rata dapat 1,5 juta.

Dan sialnya, pencarian royalti kadang harus menunggu sampai dua-tiga bulan.

Notes: hasil kalkulasi di atas tidak akan akurat karena, sekali lagi, tiap penerbit mempunyai teknis pencairan dan hitungan yang berbeda.

Bagaimana penulis novel mendapatkan banyak penghasilan?

Kalau saya boleh jujur, pertanyaan berapa gaji penulis novel sebenarnya agak kurang terdengar enak. Saya sering banget di real life mendengar pertanyaan ini dari orang yang tidak memahami dunia penulisan.

Oke lah menulis memang pekerjaan utama seorang penulis. Oke lah mengarang novel memang sudah menjadi pekerjaan seorang novelis.

Namun, kata "pekerjaan" bukan berarti menjurus kepada "bekerja" dan bekerja tidak harus melulu dikaitkan dengan "gaji".  

Saya rasa, daripada penasaran sama uang yang didapatkan seorang novelis, sebaiknya lakukan dua cara di bawah ini untuk mendulang penghasilan dari menulis novel.

Menjadi penulis novel


Menulis novel online

Ini adalah cara pertama, dan bahkan kini kiblat penulis novel justru lebih sering mengirim naskahnya ke platform novel online.

Apa saja platform menulis novel online yang memberikan bayaran dengan harga fantastis? Baik, saya sebut saja dua platform, yakni GoodNovel dan NovelMe.

Untuk GoodNovel, silakan baca: pengalaman menulis di GoodNovel. NovelMe pun sudah saya bahas tuntas syarat dan ketentuannya melalui blog ini.

Atau, kalau kalian pengin tahu semua platform menulis online, silakan simak artikel ini: daftar situs web untuk menulis novel.

Akan tetapi dalam hal ini bukan berarti saya lebih merekomendasikan kepada penulis untuk berkiprah saja di platform menulis online. Sebab, novel dalam bentuk buku pun masih menguntungkan. Asal, karya kita viral dan bagus.

Postingan ini hanya untuk menambah penghasilan saja sih.

Berkarir di Wattpad

Beda lagi kalau Wattpad.

Aplikasi menulis ini tidak menggunakan sistem kontrak eksklusif dan non-eksklusif, tapi lebih kepada, ketika tulisan kalian dibaca jutaan orang maka penerbit akan melirik naskah kalian.

Penerbit buku kerap mengunjungi dan mencari novel-novel bagus di Wattpad. Meski, tentu saja saat ini persaingannya sudah tinggi. Sudah banyak juga penulis novel yang bergabung dan mencoba peruntungan di Wattpad.

Lantas, adakah tips menulis di Wattpad agar dapat banyak viewers?

Ada. Dan kebetulan saya sudah membahasnya lewat artikel: cara mendapatkan pembaca Wattpad.

-

Sekali lagi, berkarir di situs web novel saya tujukan untuk mendapatkan uang dengan cara lain. Kan enak tuh kalau kita bisa nulis novel dalam bentuk fisik, juga via online.

Haruskah menjadi penulis novel?

Ini adalah pertanyaan paling mutakhir. Mungkin jawabannya harus bagi orang-orang yang memang memiliki kemampuan menulis novel.

Tapi, tidak harus bagi penulis media online atau penulis-penulis yang tidak mempunyai niat untuk membuat novel sendiri.

Di sini, kalian seharusnya paham bahwa orang yang hobi menulis punya wadah berbeda dalam mencurahkan tulisannya. Terus, penulis juga beragam banget bentuknya, bukan hanya penulis novel saja.

-

Oke, balik lagi soal gaji penulis novel.

Nah sebetulnya ada nggak sih penulis yang dikasih gaji? Ada.

Saya misalnya. Saya berprofesi sebagai penulis artikel di website orang lain. Maka, saya gajian tiap bulan. Penulis-penulis yang kerja kantoran juga dapat gaji.

Namun, saya ulang lagi bahwa istilah yang tepat bagi penulis novel bukan "gaji", tapi "royalti". Yah, sederhananya begitu menurut saya.

-

Barangkali itu saja yang dapat saya sampaikan. Semoga kalian mampu memahami postingan ini.

Semoga bermanfaat!

Tidak ada komentar

Tolong berkomentar dengan baik dan logis. Jangan melakukan spam. Kalau bisa, berkomentar lah pakai nama, jangan anonim. Komentar kalian saya filter dulu. Jika komentar kalian sesuai selera saya, akan saya setujui. Terima kasih.