Artikel Terbaru

Pengalaman Berharga Menulis di Dreame yang Sangat Menjanjikan

Pengalaman berharga menulis di Dreame


Pengalaman berharga menulis di Dreame - Respon pembaca yang berkunjung ke blog ini setelah membaca tulisan tentang pengalaman saya berkarir di aplikasi GoodNovel, semangatnya langsung terpacu.

Bagaimana tidak, GoodNovel kini menjadi platform menulis nomor 1 yang paling banyak digemari oleh penulis-penulis Indonesia. Terlebih lagi, banyak keuntungan yang didapatkan ketika kita menulis di GoodNovel.

Jadi, ada baiknya bagi pembaca yang belum membaca pengalaman saya menulis di GoodNovel, langsung meluncur aja ke: pengalaman menulis di GoodNovel. Di artikel tersebut, saya mewawancarai juga beberapa penulis GoodNovel.

Baik lah, itu hanya prolog saja dari artikel yang kemarin saya publikasikan. Sebab, materi hari ini yang akan saya sampaikan masih tentang pengalaman menulis. Tapi, kali ini saya berbagi tentang pengalaman berharga menulis di Dreame.

Teman-teman, perlu diketahui dulu bahwa, Dreame ini dikenal juga sebagai Innovel. Jadi, artikel ini relevan dengan pembahasan tentang cara menjadi penulis di Innovel. Dreame dan Innovel, keduanya sama.

Ketika teman-teman membuka aplikasi Innovel, nanti bakalan ada tulisan begini, “Ingin menulis di Innovel?” nah nanti diarahkannya bakal menuju ke Dreame. Di Dreame, bakalan diarahkan lagi ke stary writing.

Setelah di stary writing???

Baik lah, mari kita mulai.

Langkah-langkah dan juga cara menulis di Dreame

Mungkin teman-teman selama ini sudah mencari tahu tentang Dreame atau Innovel itu apa, cara dapetin uangnya gimana, dan lain-lain.

Mulai dari seharian searching di Google, nonton video-video di YouTube yang membahas Dreame, terus bagi yang aktif di Quora, juga mungkin bertanya tentang pengalaman pengguna Quora yang pernah nulis di Dreame.

Dari hasil nyari tahu tentang platform menulis tersebut, mungkin ada yang masih belum paham tentang Dreame ini aplikasi menulis seperti apa.

Nah, artikel ini sengaja saya tulis (setelah mengumpulkan niat yang sangat dalam), untuk ngasih tahu kepada kalian tentang Dreame dengan penyampaian yang sederhana, dan mudah-mudahan dapat dimengerti.

Saya berharap, semoga artikel ini menjawab rasa ingin tahu teman-teman tentang Dreame.

Begini.

Langkah pertama untuk menulis di Dreame, silakan masuk ke website starywriting.com. Kalau sebelumnya sih, sekira empat bulan lalu, daftarnya di Dreame Writing, tapi sekarang sudah diupdate sama pihak Dreame menjadi stary writing.

Untuk daftarnya mudah saja. Boleh pakai Facebook, Gmail, dan Google. Lalu lengkapi saja data-data yang tersedia. Saya yakin, teman-teman bisa lah melengkapi datanya.

Nah, ketentuan yang harus teman-teman selesaikan ketika sudah mendaftar, dan ingin mengunggah cerita, yaitu teman-teman harus mencari atau mengincar editor Dreame dulu (ini langkah kedua).

Alasan paling krusial mengapa harus nyari editor dulu, ini nantinya untuk pengajuan kontrak. Dan kolom pengajuan kontrak, nanti ada arahan dalam memasukkan editor code.

Mau nggak mau, kode editor harus diisi, dan kode tersebut hanya dimiliki oleh editor Dreame.

Lantas, mencari editor Dreame di mana?

Dari pengalaman saya, saya mencari editor Dreame melalui:

1. Teman saya yang aktif menulis di Dreame

2. Fanbase (Ini di grup Facebook banyak)

Berarti ribet ya kalau harus nyari editor dulu?

Nggak ribet sih kalau kita mau mencarinya, dan serius pengin berkarya di Dreame.

Oleh sebab itu, usahakan punya teman yang aktif juga nulis di Dreame. Atau, bergabung saja ke grup-grup Facebook yang membahas tentang Dreame.

Silakan, di grup Facebook mah bebas bertanya. Di sana cukup seru, kami sering berbagi dan promosi cerita.

FYI: apabila sudah punya editor, manfaatnya kita dapat berdiskusi segala macam dengannya. Lalu dikasih bimbingan juga.

Next (langkah ketiga), setelah punya editor, kalian harus memikirkan; cerita atau novel yang kalian tulis, mau diarahkan ke mana?

Mau melalui jalur ngirim naskah langsung ke editor? Jalur pertama ini harus dilengkapi dulu naskahnya. Mulai dari judul, sinopsis, blurb, cover, semuanya harus lengkap.

Jalur kedua, yaitu menunggu cerita kalian hingga mendapatkan 500 love. Karena, kalau sudah dapat 500 love, bisa ngajuin kontrak.

Dua jalur di atas disebut dengan kontrak eksklusif (nanti saya bahas). Keduanya memiliki kekurangan masing-masing.

Kekurangan kirim naskah langsung ke editor biasanya harus nunggu approve yang cukup lama. Sekitar tiga Mingguan lah, bahkan bisa lebih dari itu.

Sedangkan nunggu 500 love, ini sesuai kepintaran para penulisnya aja; promosi, ngajak orang buat ngelove cerita, dan lain-lain.

Kelebihan kalau udah dapat 500 love, nggak dikurasi dulu. Tapi, untuk dapet 500 love cukup lama juga sih. Susah diprediksi.

Jadi silakan, mau lewat jalur mana?

Memahami kontrak eksklusif dan non-eksklusif di Dreame beserta bonusnya

Cara menulis di Innovel


Sebelum membahas pengalaman berharga menulis di Dreame, ada baiknya saya ngasih tahu tentang kedua jenis kontrak di Dreame sebagai gambaran aja buat teman-teman sekalian.

Baik, begini...

Noted dulu: semua informasi yang saya tulis di sini berdasar pada update terbaru Dreame. Mungkin informasi ini akan berbeda dengan informasi terdahulu yang teman-teman dapati dari blog-blog lama atau di Quora.

Berikut hal-hal yang saya tangkap mengenai kontrak eksklusif dan non-eksklusif selama berkiprah di Dreame.

Kontrak eksklusif, ini lebih kepada seleksi naskah dari editor. Kita akan mendapatkannya ketika naskah sudah diapprove sama editor.

Kita harus menunggu selama tiga mingguan lah. Dan kontrak ini, naskah kita harus sudah ada judulnya, sinopsis, blurb, karakter, pokoknya harus lengkap. Semua hal-hal yang harus kita isi, ada di akun Dreame para penulis.

Masih kontrak eksklusif, ada juga melalui jumlah love yang harus kita kumpulkan sebanyak 500 love. Kalau melalui kontrak kedua ini, tinggal update cerita aja terus.

Bonus yang didapatkan melalui kontrak eksklusif.

1. Nulis 30 ribu kata = $50

2. Bonus daily update.

Ini artinya, penulis Dreame akan mendapatkan $150  kalau setiap hari mampu menulis hingga 1000 kata. Dan minimal 50 ribu kata dalam sebulan.

3. Bonus book completion

Dengan mengajukan kontrak eksklusif ini, maka kita akan mendapatkan royalti 8%. Dengan catatan, cerita harus tamat.

Rekomendasi dari saya buat teman-teman yang tertarik menulis di Dreame: pilih kontrak eksklusif aja. Kita hanya perlu sabar aja nunggu diapprove. Tiga Minggu, saya rasa, nggak lama, kok.

Enaknya melalui kontrak ini, begitu diapprove, seneng aja, gitu. Karena, langsung dinilai oleh editornya. Yaaa ini sekadar rekomendasi aja sih.

Kontrak non-eksklusif, ini lebih kepada jumlah viewers. Dan cerita yang kita tulis itu wajib tamat. Perhitungannya, dapet royalti 6%.

Bonus yang akan didapatkan:

1. 100-299 ribu kata dapet $50

2. 300-499 ribu kata dapet $100

3. 500-999 ribu kata dapet $150

Lebih dari jumlah kata di atas, dapet $250.

Untuk kontrak non-eksklusif, saya belum nyobain.

FYI: kontrak ini berlaku juga bagi penulis yang ingin diterbitkan ceritanya dalam bentuk fisik, alias menjadi sebuah buku. Atau, penulis Dreame ingin menjual karyanya di Google Play.

Pengalaman saya menulis di Dreame

Mari masuk ke inti pembahasan. Ini adalah pengalaman saya selama berkarir di Dreame.

Jadi, awalnya, ada yang nanya begini ke saya. Pertanyaan ini juga yang melatarbelakangi saya menulis artikel di blog ini: dia bertanya (sesama penulis juga, tapi dia menulis di Wattpad), katanya: apakah di Dreame kita akan mendapatkan uang?

Saya ingin bilang bahwa, Dreame adalah situs yang membayar para penulisnya, titik. Entah nulis cerpen maupun novel. Bahkan, jika dibandingkan dengan menulis buku sendiri, pendapatan di Dreame lebih besar (ini pengalaman saya sih).

Sederhananya, menulis di Innovel/Dreame, bagi saya, sangat menjanjikan. Dengan catatan, penulis-penulis di Dreame harus betul-betul produktif menulis.

Jangan berharap mendapatkan banyak keuntungan menulis di Dreame apabila nulisnya masih malas-malasan.

Timbulkan dulu aja semangat menulisnya, lalu mulai eksekusi tiap ide cerita muncul di kepala.

Penghasilan menulis di platform menulis yang satu ini tiap bulannya memang nggak tentu. Sebab, ini tergantung pada banyaknya pembaca.

Ya, di platform menulis mana pun, faktor pembaca menjadi kunci paling utama untuk meraup penghasilan.

Selama ini, saya dapat membiayai kebutuhan sehari-hari dari menulis di aplikasi ini.

Mungkin pengalaman saya ada yang sama juga dengan penulis Dreame yang lain, yakni paling banyak menghasilkan uang melalui jalur on going, alias seleksi naskah. Karena, bonusnya banyak banget.

Yah, nulis di Dreame mah, bisa dibilang membantu banget lah buat di masa-masa pandemi kayak gini mah. Apalagi di 2021 ini, bonusnya mantul banget.

Saran saya, buat yang hobi nulis, cobain aja dulu menulis di Dreame.

Keribetan, ketidakpahaman, dan kebingungan bakalan terusir setelah kita menggeluti aplikasi menulis yang keren ini.

Saya nggak mau ss-in pendapatan yang saya terima di sini, takut riya. Cukup bercerita melalui blog ini saja.

Solusi lain apabila berminat menulis di platform menulis lain, seperti di NovelMe misalnya; langsung baca juga tulisan saya tentang: Serba-serbi menulis di NovelMe.

Sekian. Itulah pengalaman saya di Dreame.

Semoga tulisan ini memicu semangat kalian.

2 komentar:

  1. Assalamu'alaikum? Izin bertanya.
    Kalau misalkan saya pakai jalur pertama yaitu langsung kirimkan naskah ke editor, kemudian naskah tersebut lolos seleksi. Apakah naskah tersebut otomatis sudah kontrak eksklusif atau tidak kak? Dan setelah lolos seleksi kita juga harus mengumpulkan 500 love juga atau tidak kak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah dijawab sama admin penulis Garut melalui Facebook ya, Kak. Terima kasih.

      Hapus