10 Cara Membuat Novel bagi Pemula hingga Bisa Terjual Banyak

Cara Membuat Novel bagi Pemula
Sumber gambar: Steemit.com

Cara membuat novel bagi pemula - Saya kira, semua orang yang hobi dengan aktivitas menulis, mereka pasti ingin berkarya. Salah satunya mengarang buku sendiri.

Namun, yang jadi pertanyaan adalah bagaimana cara membuat novel bagi mereka yang masih pemula? 

Bahkan bagaimana agar novelnya bisa terjual banyak?

Membuat novel, sepengalaman saya pribadi, sangatlah mudah. Mudah sekali. Saya hanya nulis, nulis dan nulis.

Akan tetapi, sehabis menulis itu terbesit pikiran seperti, "Kira-kira siapa nanti yang mau membeli buku saya sedangkan saya ini siapa? Saya kan masih pemula".

Pikiran itu terus membuntuti saya. Saya tidak punya pembaca! Saya bukan siapa-siapa!

Tetapi, saya mengusir pikiran-pikiran itu hingga akhirnya terbitlah novel pertama saya berjudul Tanpa Ayah pada tahun 2016.

Nah, apa yang menjadi keberhasilan saya walaupun masih pemula tapi buku saya bisa terjual banyak? 

Di postingan kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang 10 cara mudah membuat novel bagi pemula hingga bisa terjual banyak. Simak baik-baik.

 

Untuk membuat novel bagi penulis pemula, tentukan dulu target pembacanya

Ada baiknya, sebelum teman-teman menerbitkan sebuah novel, tentukan dulu target pembacanya. Ini berlaku bagi semua penulis yang mau menulis buku dengan genre apapun.

Sebab, menentukan target pembaca merupakan salah satu strategi pemasaran. Dan inilah yang menjadi salah satu alasan juga, apakah buku kita bisa terjual banyak atau sedikit.

Saya ketika menulis buku Tanpa Ayah, target pembacanya untuk semua kalangan. Dari mulai anak-anak, remaja, hingga orang tua. Jadi, pemasarannya lumayan.


Dalam membuat novel, bikin tema cerita

Selanjutnya, cara membuat novel bagi seorang pemula, adalah menentukan tema cerita. Apakah temanya kisah percintaan, persahabatan, keluarga atau umum atau apapun itu.

Saya menyarankan, ambil satu tema saja yang teman-teman kuasai agar bisa fokus dan untuk mengantisipasi kebingungan cerita. Sebab, jika temanya umum, kamu harus pandai mengolah cerita.

Agar novel kamu laku, buat judul yang menarik

Selain menentukan target pembaca agar bisa terjual banyak, yang tidak kalah penting juga adalah judul novel.

Bikin judul semenarik dan sepenasaran mungkin bagi pembaca. Bahkan kalo bisa, judul novel kamu harus beda dari yang lain.

Saya membuat novel Tanpa Ayah di awali dengan searching dulu, sudah ada belum judul tersebut? 

Ternyata tidak ada. 3 tahun kemudian, ada novel yang berjudul Surga Tanpa Ayah dan Tak Ada Anak Hebat Tanpa Ayah Luar Biasa. Penulis lain pun, saya kira, melakukan hal demikian.

Membuat tokoh novel yang kuat dan punya ciri khas

Wah ini yang paling bikin cerita kita bisa berkembang dan di ingat pembaca. Adalah membuat tokoh yang kuat.

Karena buku saya tokohnya saya sendiri, sosok orang yang kehilangan ayah semenjak kecil, pembaca pun bisa menggambarkan dengan mudah.

Sedangkan, bagi kamu yang mengambil tema percintaan. Beri tokoh-tokoh kamu dengan karakter yang kuat. Dan kalo bisa kasih ciri khas.

Misalnya tokoh utama novel kalian bersifat lemah lembut dan punya ciri khas seorang perempuan yang berkacamata. Atau perempuan yang punya tahi lalat di pipi kanannya. Atau punya lesung pipi. 

Begitu kira-kira, mudah kan?

Buat kerangka cerita dalam novel kamu


10 Cara Mudah Membuat Novel bagi Pemula hingga Bisa Terjual Banyak
Ilustrasi gambar: Cerita-astri.com

Point kelima yaitu membikin kerangka cerita. Di dalam cerita novel kalian tentu harus ada kejadian yang menyebalkan.

Kejadian yang membuat pembaca meringis kesakitan menggambarkannya. Bisa bikin menggugah hati dan lain-lain.

Bikin kerangkanya di selembar kertas. Kasih tanda panah harus begini, begitu dan seterusnya.

Saya kira, dengan cara ini, mudah bagi kalian untuk membuat novel, khususnya bagi seorang pemula agar tidak terjadi stuck di tengah cerita.

Atur paragraf dan dialog cerita dalam novel kamu

Cara selanjutnya yaitu mengatur dialog. Awas jangan sampai cerita kalian kebanyakan narasi, basa-basi dan belibet. Panjang paragraf di atur juga. Dan atur dialog.

Kalo bisa, kuncinya, dua paragraf lalu dialog. Jadi seimbang antara penjelasan dan dialog tokoh-tokoh kalian. Pembaca pun jadi terus tertarik membaca karena tidak membosankan.

Paragraf 1

Paragraf 2

Dialog.

Dalam membuat novel, setting harus kuat

Kira-kira mau dimana tempat terkuat untuk mengeksekusi setiap kejadian yang dialami oleh para tokoh yang kalian ceritakan.

Ini balik lagi ke pemasaran tadi. Dan menjadi salah satu faktor penting agar buku kalian terjual banyak. 

Misalnya target pembaca kalian remaja SMA. Ya berarti setting terkuatnya di sekolah. Dan setting terkuat ini nanti masuk ke point nomor 9.

Bagi pemula, ini penting! Yaitu dalam novel, tentukan ending cerita

Point nomor 8 tentang cara mudah membuat novel bagi pemula, yaitu menentukan ending cerita.

Hati-hati teman-teman jangan sampai ending cerita novel kalian menggantung kecuali ada sekuelnya. Maksudnya, direncanakan untuk bikin novel lanjutannya.

Ada banyak buku yang endingnya bikin kesel. Udah rame-rame dari awal, tengah, ujungnya malah tidak klimaks.

Mungkin itu merupakan strategi pemasaran bagi penulis-penulis yang sudah famous. Tapi, saya sarankan, bagi pemula, udah bikin ending aja biar pembaca kalian puas.

Misal ending cerita kalian, si tokoh yang saling membenci jadi pacaran dan menikah. Atau meninggal. Atau apapun itu. Jadi endingnya kena.

Bikin Cover sesuai dengan isi novel kamu

Pernah denger gak istilah dont judge a book by its cover?

Saya yakin istilah itu sudah tidak asing lagi di telinga kamu.

Namun, pendapat saya, istilah itu tidak berlaku bagi penulis yang sudah beken. Mau covernya bagaimana pun, fans-fansnya pasti membeli.

Saya sendiri menyarankan bagi penulis pemula, cover penting juga untuk mendapatkan pembeli. Saya sampai pernah pengalaman mengganti cover.

Dan cover kedua pembeli buku saya banyak. Ternyata, cover pertama jelek (menurut pendapat teman-teman saya).

Sebisa-bisa kalo kamu menerbitkan buku secara Indie, bikin cover sendiri yang pas dengan isi cerita kamu.

Misalnya tadi setting di sekolah, berarti background di covernya bisa gambar sekolah. Atau tokoh utama kamu.

Cantumkan testimoni di Cover novel kamu 

Yang terakhir, cara agar novel kamu bisa terjual banyak, yaitu mencantumkan testimoni di cover buku kamu. Mau di depan atau di belakang buku, bebas.

Siapa orang yang berhak kamu cantumkan di cover buku kamu itu?

Kamu bisa minta pendapat dari dosen, guru, keluarga, penulis lain dan seterusnya.

Saya yakin, dengan cara ini, setidaknya kamu sudah punya pembaca yaitu orang yang memberikan testimoni tersebut.


***

Itulah 10 cara mudah membuat novel bagi pemula hingga bisa terjual banyak. Mulailah menulis dan aplikasikan cara-cara mudah membuat novel di atas. Selamat berkarya semuanya.


Ridwansyah
Pendiri penulis Garut.

Postingan Selanjutnya Artikel sebelumnya
Tidak Ada Komentar
Tambahkan Komentar
comment url