Artikel Terbaru

Wahai Penulis, Sebelum Menerbitkan Buku Coba Perhatikan 5 Hal Ini!

Sebelum menerbitkan buku
Ilustrasi Menerbitkan Buku. Sumber: alexemipublishing.com

Sebelum menerbitkan buku, perhatikan 5 hal ini - Saya tidak menganggap kalian seorang yang keliru di usia muda ini sudah berani menerbitkan buku. Bagi saya, itu merupakan pencapaian yang luar biasa. Sebab, berkarya memang tidak mengenal usia.

Akan tetapi, alangkah lebih baik, kalian perlu persiapan yang matang juga agar karya kalian dirasa cukup puas dan tidak menyesal dikemudian hari setelah menerbitkan buku. Maka dari itu, sebelum menerbitkan buku, coba erhatikan 5 hal ini.

5 hal yang harus kalian persiapkan sebelum menerbitkan buku di bawah ini perlu kalian lakukan sekarang juga. Agar setidaknya orang tahu bagaimana gaya menulis kamu, genre apa yang kamu ceritakan, lalu terkait membangun karakter tokoh yang kamu tulis, dan seterusnya. Terlebih, kedekatan kamu terhadap pembaca.

Berikut 5 hal yang harus kamu persiapkan sebelum menerbitkan buku. 

Sebelum Menerbitkan Buku #1 Mencari Pembaca


Dalam sudut pandang saya, mencari pembaca itu penting. Tentu saja salah satu alasannya untuk menaikan traffic blog. Makanya, setiap saya membagikan artikel terbaru selalu memakai hastag #1KlikBerartiBagiKami tak lain hal itu tujuannya untuk mencari pembaca.

Setelah mencari pembaca, saya berharap memiliki pembaca, lebih-lebih memiliki pembaca setia yang selalu menunggu artikel-artikel terbaru kami.

Pertanyaannya, apakah seorang penulis buku perlu mencari pembaca?

Apalagi penulis yang baru debut menerbitkan buku pertamanya?

Pertanyaan itu tergantung sikap si penulis masing-masing. Apakah karya yang ia buat mau tersebar luas atau hanya lokalan saja. Namun, saran saya bagi penulis baru, mencari pembaca itu penting.

Salah satu cara untuk mencari pembaca adalah menulis di platform menulis. Kamu bisa memaksimalkan kekuatan aplikasi Wattpad yang sangat populer dikalangan remaja dewasa ini.

Kamu tuangkan saja karya kamu di aplikasi menulis. Setelah menulis, cobalah untuk membagikan hasil tulisan kamu kepada orang-orang terdekat maupun ke seluruh akun media sosial yang kamu punya. Lalu, minta saran maupun kritik kepada mereka soal tulisan kamu.

Aktivitas mencari pembaca itu bisa kamu lakukan usai menulis cerita baru. Nanti, setelah melewati proses yang panjang dalam dunia kepenulisan, kelak pembaca kamu akan banyak dan ketika kamu menerbitkan buku, beberapa pembaca boleh jadi minat kepada karyamu.

Hal pertama ini sangat mudah, lantas sudahkah kamu melakukannya?

Sebelum Menerbitkan Buku #2. Butuh Media Informasi


Urutan kedua dari 5 hal yang perlu kamu persiapkan sebelum menerbitkan buku ialah kamu butuh media informasi. Sebab, kami melihat, banyak penerbit buku, terutama penerbit indie yang berbayar, cuek terhadap karya para penulisnya.

Siapa yang doyan promosi di media sosial? Penulis.

Saya melihat, banyak penerbit buku, terutama penerbit Indie yang berbayar, apresiasinya kurang terhadap para penulis.

Mereka jarang berinisiatif untuk mengadakan launching, bedah buku, sekalipun bedah buku via grup WhatsApp saja jarang dilakukan.

Maka dari itu, saya rasa, kamu butuh media yang terus menginformasikan karya kamu. Yang mengangkat nama kamu. Yang menganggap kamu itu ada. Dan syukurnya, di kota Garut, kini ada penulis Garut yang pergerakannya cukup masif.


Sebelum Menerbitkan Buku #3 Memikirkan Genre Buku


 
Nah, mikir-mikir soal genre buku yang mau kamu buat tak kalah penting juga. Ada keunikan tersendiri ketika seorang penulis fokus terhadap satu genre. Misalnya, ia fokus menulis buku bertema keluarga, ketika bikin buku kedua, ada sekuelnya. Dan seterusnya.

Misalnya, fokus menulis puisi. Ketika buku kedua lahir, puisi juga. Enggak langsung keluar dari zona nyaman ketika selesai menulis buku. Ibarat ngeblog, fokus satu niche alias membahas satu topik lebih bagus, tantangannya luar biasa.

Berarti, dalam hal ini, enggak salah memikirkan genre buku yang mau kamu buat. Non fiksi? Religi? Romance? Puisi? Silakan tentukan sendiri.

Sebelum Menerbitkan Buku #4 Cari Target Pasar Buku Kamu


Sering terjadi sama penulis yang baru debut, mereka melupakan target pasar buku. Punya prinsip 'yang penting sudah terbit' itu gapapa kalo naskah kamu dikirim ke penerbit Mayor.

Namun, menjadi masalah tersendiri ketika buku yang kamu terbitkan ke penerbit Indie yang berbayar. Sayang terhadap uang yang sudah kamu keluarkan, kecuali kamu optimis buku kamu akan terjual habis.

Target pasar buku yang kamu buat mencakup beberapa hal, di antaranya kamu memikirkan buku yang kamu buat targetnya ke usia berapa, masuk nggak genrenya ke semua sekolah untuk diperjualbelikan, menentukan harga yang cocok jika menilik jumlah halaman buku yang kamu tulis.

Tiga hal itu saja dulu perlu kamu pikirkan.


Sebelum Menerbitkan Buku #5. Butuh Support System


Terakhir, dalam urutan 5 hal yang perlu kamu persiapkan sebelum menerbitkan buku, yaitu memiliki support system alias orang-orang yang menyupport karya kamu. Analoginya, jika dalam melaksanakan suatu acara, kamu perlu membikin struktur pelaksanaan acara.

Coba rangkul, siapa sahabatmu yang mau ngedukung kesuksesan buku kamu. Atur sedemikian rupa. Tim penulis Garut sengaja ketika ada acara launching, si penulis kalo berkenan suka kami suruh untuk mengajak sahabatnya ikut berperan dalam acara.

Ada hostnya, dokumentasi buat si penulis, yang menggerakan kehadiran audience dan lain-lain. Kami mengajarkan untuk si penulis dapat bersosialisasi dengan baik di lingkungan pertemanannya. Dengan adanya support system juga, tim penulis Garut yang cuma bertiga ini, bisa bergerak aktif di manapun.

***

Itulah 5 hal yang harus kamu persiapkan sebelum menerbitkan buku. Step by step, lakukanlah. Demi kebaikan karyamu!

Tidak ada komentar

Tolong berkomentar dengan baik dan logis. Jangan melakukan spam. Kalau bisa, berkomentar lah pakai nama, jangan anonim. Komentar kalian saya filter dulu. Jika komentar kalian sesuai selera saya, akan saya setujui. Terima kasih.