4 Teknik Tulisan yang Menarik dan Nggak Membosankan Pembaca

4 Teknik Tulisan yang Menarik dan Nggak Membosankan Pembaca


Untuk membuat tulisan yang menarik, enak dibaca, dan nggak membosankan bagi pembaca butuh teknik-teknik tertentu. Pasalnya, tulisan yang kalian kirim ke media online jangan terkesan biasa-biasa saja.

Tulisan yang terkesan biasa-biasa saja biasanya diawali dengan tema yang terlalu general. Sudut pandangnya nggak menarik. Emosinya nggak dapat. Dengan membuat tulisan seperti itu, maka ada kemungkinan naskah kalian diabaikan. Artinya, naskah ditolak.

Sebagai orang yang tulisannya pernah dimuat di media online, saya pengin berbagi tentang teknik tulisan yang menarik dan nggak membosankan pembaca. Teknik di bawah ini silakan kalian coba, silakan aplikasikan. Dan mudah-mudahan dimuat di media online yang kalian tuju.

Baca juga: Cara Menulis Esai yang Baik dan Mudah

4 Teknik tulisan yang menarik: Maksimal tiga paragraf untuk menyampaikan maksud dari tema tulisan yang kalian tulis

Setelah menentukan tema, buatlah pembuka tulisan yang bikin menggugah pembaca. Awali tulisan kalian dengan kata-kata seperti "Terus terang saja saya" atau "Lantaran sudah beberapa bulan saya" atau "Sebagai orang yang hobi membaca, saya".

Usai membuka tulisan dengan kata-kata seperti itu, pahami poin pertama di postingan ini yaitu bikin tiga paragraf untuk menyampaikan maksud dari tema tulisan yang kalian tulis. Maksimal tiga paragraf saja.

Coba kalian perhatikan di postingan ini. Hanya tiga paragraf saja untuk menyampaikan maksud tulisan yang saya buat. Selebihnya, empat poin yang sesuai dengan judul tulisan ini. Hal ini saya lakukan agar tidak bertele-tele kalau membuat tulisan.

 

4 Teknik tulisan yang menarik: Poin-poin yang kalian sampaikan harus logis dan kuat

Kalau kalian membuat tulisan yang ada poin-poinnya dengan menggunakan judul ada angkanya di tulisan kalian, poin yang disampaikan harus logis dan kuat agar tulisan serta isinya, yaaa nyambung.

Isi poin tersebut harus mampu mengajak pembaca untuk berpikir, "Bener juga. Masuk akal". Kalau saja poin-poin yang kalian sampaikan nggak logis dan kuat, siap-siap saja naskah kalian boleh jadi ditolak.

Saya beri contoh, misalnya kalian menulis tentang, "3 alasan kenapa harga kos-kosan di Garut mahal". Untuk menguatkannya, alasan pertama yaitu di Garut memang serba mahal. Kedua, kosan-kosannya berada di piggir jalan, ia juga bukan jenis kos-kosan yang cat temboknya berwarna hijau. Ketiga, kalau murah terus, warga Garut kapan kaya rayanya? 

Baca juga: 4 Cara Mendapatkan Ide Tulisan Lewat Tulisan


4 Teknik tulisan yang menarik: Poin terakhir yaitu tulis hal lucu bagi pembaca

Nah, perhatikan tiga poin tentang harga kos-kosan di Garut tadi. Apa alasan ketiganya? Adalah, "Kalau murah terus, warga Garut kapan kaya rayanya?" Sekilas poin tersebut nggak masuk akal. Tapi, kalau isinya serius dan menguatkan, bakal keren. Meski, dari judulnya memang lucu.

Sampai di sini, tulisan dengan memakai angka yang ada di depan judul tulisan, selesai. Tapi, gimana kalau tanpa angka? Ujung tulisannya harus gimana? Perhatikan poin keempat.


4 Teknik tulisan yang menarik: Tulis kesimpulan

Jika judul tulisan kalian tanpa angka, tulislah kesimpulannya. Dari serangkaian pemaparan yang kalian informasikan kepada pembaca, apa saja maksud, tujuan, saran atau bahkan harapan kalian. Hal-hal ini tulis dalam kesimpulan. Ya, tentu. Kesimpulan biasanya di paragraf terakhir tulisan.

Dengan membuat kesimpulan, ada kemungkinan pembaca puas atas tulisan yang kalian buat. Mungkin saja pembaca tidak begitu paham dari pemaparan kalian di paragraf tengahnya, menuju akhirnya, dan lain sebagainya. Tapi, dengan adanya kesimpulan, hal itu dapat diatasi.

BACA JUGA: Apakah Menjadi Seorang Penulis Itu Keren?

Postingan Selanjutnya Artikel sebelumnya
Tidak Ada Komentar
Tambahkan Komentar
comment url