Mumpung Masih Berstatus Mahasiswa, Cari Uanglah Lewat Artikel yang Kalian Tulis



Mumpung Masih Berstatus Mahasiswa, Cari Uanglah Lewat Artikel yang Kalian Tulis

Dua jempol buat mahasiswa-mahasiswa yang aktif menulis di media online. Tidak sembarangan, media online yang mereka tuju adalah media yang membayar kontributor-nya dengan bayaran yang "wah". Andai saya sudah mengenal dunia menulis dari awal kuliah, mungkin honor yang saya dapatkan bisa untuk membantu biaya SPP per semester. Atau buat uang jajan saja sudah cukup, bahkan lebih.

Saya benar-benar salut sama mahasiswa-mahasiswa luar Garut yang aktif menulis artikel. Mereka masih muda, semangat mereka masih membara. Apa-apa yang mereka ketahui di kampusnya dapat dijadikan konten tulisan. Mulai dari tipe-tipe mahasiswa, membicarakan kekesalan mereka kepada dosen, hingga mengkritisi kebijakan kampusnya. Konten yang mereka bikin, selain untuk mencurahkan kekesalan, juga untuk cuan.

Sejauh ini, banyak mahasiswa di Garut yang menghubungi saya. Mereka pengin mengembangkan dunia literasi di kampusnya. Mereka pengin bikin komunitas menulis di kampusnya. Tapi, mereka masih ada di tahap belajar. Saya pikir mereka sudah punya dasar. Saya pikir mereka sudah pernah tembus artikelnya di media online.

Baca juga: 5 Tips Menulis di Terminal Mojok agar Bisa Tembus dengan Mudah!

Saya belum menemukan (atau mungkin belum saya ketahui?) mahasiswa-mahasiswa di Garut yang aktif menulis di media online. Bahkan, untuk mengurus blog komunitas menulis di kampusnya masih jarang. Semangat mereka, saya lihat, hanya di awal-awal saja. Selebihnya berkabar kalau mereka sudah hiatus. Padahal, punya website khusus yang kalian kelola dengan teman-teman kampus kalian, bisa untuk menyampaikan keluh kesah kepada rektor, dosen, sesama mahasiswa, dan lain sebagainya.

Untuk mendapatkan uang lewat artikel yang kalian tulis sebenarnya gampang. Saya beberapa kali bercerita di website penulis Garut ini, diawali dengan senang membaca. Kepo sama dunia buku, tulisan, apapun itu yang berkaitan dengan menulis dan membaca. Saat saya sudah merasa senang dengan aktivitas membaca, baru lah menulis.

Banyak mahasiswa yang bertanya kepada saya, "Bagaimana cara untuk memulai menulis?". Ya, saya menjawab, sering-sering baca-baca artikel saja dulu. Setelah itu, bikin blog pribadi melalui platform blogger atau wordpress. Kalau misalnya artikel mereka pengin tembus ke media online, saya sering bilang, jangan sungkan menghubungi saya. Nanti, saya arahkan. Asal, benar-benar serius. Bukan hanya sekedar ngomong saja.

Sumpah, saya merasa iri kepada para penulis muda yang masih kuliah di semester tiga atau empat sudah aktif menulis. Mereka sudah berani menulis artikel, lalu dikirim ke media online. Dari keberaniannya saja, sudah saya acungi jempol. Urusan ditolak mah belakangan.

Nah, bagi kalian yang masih berstatus mahasiswa, mulai berpikirlah tentang gimana cara tulisan kalian bisa tembus ke media online. Khususnya, tentu saja bagi mahasiswa yang hobi menulis. Saya menduga, mungkin semangat menulis kalian turun karena hobi kalian tidak menghasilkan uang. Sebab, kalau sudah punya target pengin dapat uang dari hasil menulis, yaaa bakal rajin menulis. Cari teman atau hubungi orang yang sudah pernah tembus tulisannya di media online. Sebenarnya sesederhana itu.

Lantas, media mana saja yang membayar penulisnya dengan bayaran yang luar biasa? Kalian bisa kirim artikel ke Detik, Mojok, Milenials.id dan lain-lain. Banyak sebenarnya kalau kalian ada keseriusan buat mencarinya. Daripada kegiatan kalian sebagai mahasiswa hanya gabut-gabutan nggak jelas, rebahan nggak jelas, mending cari uang lewat hobi yang kalian senangi. Namun, bukan hanya menulis saja, banyak hobi yang bisa menghasilkan uang. Tinggal serius saja.

Saya pribadi, sering diundang ke beberapa kampus di Garut. Mungkin, di waktu lain, kita bisa berjumpa bareng. Kita bisa berbincang bareng terkait dunia tulis-menulis ini. Atau, kalian bisa hubungi nomor yang tertera di bio Instagram @penulisgarut. Kita bisa berbincang tentang bagaimana sebuah tulisan menjadi buku. Kita berkarya bareng lah.

Saran saya, bagi kalian yang masih berstatus mahasiswa dan kebetulan hobi menulis, ayo mulai berpikir bagaimana hobi kalian ini dapat menghasilkan uang. Sayang, kemampuan kalian sebagai mahasiswa tidak dioptimalkan dengan baik. Saya yakin, ide, wawasan, dan keresahan kalian sebagai mahasiswa banyak. Itu bisa dijadikan konten tulisan.

Saya tahu, meski kalian cuek, tapi setidaknya kalian tahu dunia politik di negera kita, ya meski sedikit juga tidak apa-apa. Daripada ngobrol-ngobrol tidak ada gunanya, mungkin lewat tulisan, suara kalian dapat didengar banyak orang. Dan juga menghasilkan uang.

BACA JUGA: 5 Tips Menulis Artikel di Media Online

Postingan Selanjutnya Artikel sebelumnya
Tidak Ada Komentar
Tambahkan Komentar
comment url