Susu Colostrum untuk Stroke

Susu Colostrum
Susu Colostrum - Dalam artikel sebelumnya, saya menyatakan bahwa susu Colostrum diklaim mampu memulihkan syaraf kejepit. Sebab, susu ini salah satunya diprioritaskan untuk mengobati penyakit tersebut.

Ditambah lagi, susu Colostrum memiliki banyak kelebihan. Misalnya ketika kita mengkonsumsinya, pemanis yang digunakan adalah pemanis non kalori. Jadi, susu ini pada dasarnya memang benar-benar aman.

Akan tetapi, Susu Colostrum selain bisa menyembuhkan penyakit syarat kejepit, ia juga dapat mengobati penyakit stroke.

Seperti yang kita ketahui, stroke merupakan penyakit yang berbahaya. Bayangkan saja, pasokan darah yang menuju ke otak tiba-tiba terganggu atau berkurang karena pecahnya pembuluh darah. Nah itulah gambaran penyakit stroke.

Lebih dari itu, tanpa adanya darah maka otak sulit memperoleh asupan nutrisi dan oksigen. Dan ini artinya, sel yang berada di sebagian area otak mati.

Ngerinya lagi, ketika sebagian area otak mati maka tubuh yang dikendalikan oleh area otak tersebut rusak. Dan nantinya tentu tidak dapat berfungsi dengan baik.

Sejauh ini, stroke merupakan penyebab kematian terbesar ketiga. Tercatat pada 2014, angka kematian yang disebabkan stroke mencapai 20% dari total kematian.

Tingkat keparahan serangan stroke tergantung dengan kecepatan penanganan serangan yang dialami. Teman saya, seorang penulis juga yang bekerja di bidang kesehatan, menjelaskan bahwa pasien yang terkena stroke wajib mendapatkan terapi dalam 4 jam pertama sejak terkena serangan.

-

Di sekeliling rumah saya, ada seorang tetangga yang menderita penyakit stroke. Usut demi usut, dia mengalami stroke disebabkan karena banyak pikiran. Mikirin ini dan itu. Hingga kemudian dia tidak bisa berjalan. Kemana-mana memakai kursi roda.

Saya yakin, kalian sebagai pembaca, pasti pernah lah mendengar ada orang yang mengalami stroke. Entah tetangga, kerabat, maupun keluarga teman kalian misalnya. Kira-kira langkah apa saja yang sudah mereka lakukan guna mengatasi penyakit stroke tersebut?

Saran saya, ada baiknya, coba atasi penyakit stroke dengan susu Colostrum. Susu ini terbilang solusi yang tepat untuk menyembuhkannya. Dalam rangka berikhtiar, insyaa Allah sembuh dari stroke. Sedikit-sedikit, nanti bisa jalan kaki lagi.

Mengapa harus susu Colostrum?

Begini. Sepanjang yang saya ketahui, ada banyak penderita stroke yang ternyata lebih memilih pengobatan dengan Colostrum.

Mengapa mereka mempercayakan kepada Colostrum? Sebab di dalam susu Colostrum memiliki berbagai macam kandungan yang bermanfaat guna membantu proses penyembuhan stroke.

Mereka yang mengalami stroke dan juga sedang menghadapi kondisi susah berjalan bisa pulih dengan mengkonsumsi susu Colostrum. Dengan catatan mengkonsumsinya secara rutin.

Banyak orang yang sudah merasa puas dari penggunaan Colostrum. Dan memang hasil yang didapatkan akan berbeda-beda juga, tergantung situasi tubuh masing-masing.

Saya yakin bahwa pihak Colostrum tidak sepenuhnya menjamin semua orang yang mengidap penyakit stroke akan memperoleh hasil yang sama dengan mereka yang telah sembuh. Namun dengan mengkonsumsi Colostrum secara rutin, Insyaa Allah kondisi kesehatan tubuh dan penyakit stroke yang diderita sedikit-sedikit bisa sembuh.

Balik lagi ke pernyataan saya tadi bahwa, ada baiknya mencoba saja dulu. Ikhtiar saja dulu. Susu Colostrum boleh jadi sebagai perantara penyembuhan penyakit stroke.

Mulai sekarang, beri tahu kepada tetangga maupun kerabat atau kepada keluarga teman kalian, bahwa solusi untuk menyembuhkan penyakit stroke sudah ada perantaranya, yaitu dengan mengkonsumsi susu Colostrum.

Terakhir, perlu diingat bahwa Colostrum menjadi salah satu susu terbaik di dunia yang bisa membantu menyembuhkan stroke. Colostrum merupakan minuman kesehatan yang paling berkhasiat, seimbang, dan juga sempurna.

***

Untuk konsultasi dan pemesanan silakan melalui CS Colostrum via WA (+6281325307164). Atau kunjungi laman websitenya di sini.

Salam sehat teman-teman!


Ridwansyah
Pendiri penulis Garut | Penggiat literasi | Follow IG/Twitter: @aaridwan16.

Artikel Selanjutnya Postingan Selanjutnya
Tidak Ada Komentar
Tambahkan Komentar
comment url