Artikel Terbaru

Betapa Menyenangkannya Menjadi Penulis

Betapa Menyenangkannya Menjadi Penulis
Sumber gambar: ShopBack

Sebenarnya ketika saya mengangkat judul betapa menyenangkannya menjadi penulis, tentu ada jeda sejenak sebab sudut pandang seorang penulis beragam mengenai profesi ini. Judul ini bukan semacam penekanan betapa menyenangkan! Akan tetapi, ini adalah murni ekspresi hati yang saya rasakan.

Dalam jeda tersebut terselip di antara kata menyenangkan dan menakutkan. Yang bikin menakutkan adalah saya takut judul artikel yang kerap saya tulis di blog penulis Garut ini nggak nyambung dengan isinya, kadang-kadang saya takut dan sadar juga dari segi penulisan pun banyak yang tak sesuai dengan PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia).

Namun, setelah saya pikir-pikir lagi dan terus mencermati hobi menulis saya ini, saya bulat untuk mengatakan bahwa betapa menyenangkannya menjadi penulis. Berikut di bawah ini hal-hal lucu dan bikin saya senang terkait profesi menjadi seorang penulis ini.

Sering diciye-ciyein 


Sering kali disetiap perkumpulan dengan teman-teman, saat saya menemui mereka, mereka langsung menyambut saya dengan jurus yang menyebalkan yaitu ciyee-ciyee penulis datang nih. Alih-alih malu sendiri, justru menyenangkan juga.

Dalam hal tersebut power media sosial memang istimewa. Keseringan saya nangkring di Facebook, Instagram, membagikan link seputar dunia kepenulisan atau hasil tulisan saya, lantas mereka langsung mengetahui personal branding saya seperti apa. 

Selain sering diciye-ciyein, juga dalam perkumpulan tersebut suka disindir sok atuh penulis bikin cerita tentang kita-kita nih. Ada-ada saja. Tapi anehnya, sindirian mereka itu terjadi ketika sebelum dan sesudah menerbitkan buku sendiri. 

Suka disuruh bikin captions


Padahal mah emang bikin captions itu mudah kali ya? Saya membuat captions tidak semerta-merta satu atau dua menit langsung jadi, tetapi butuh proses yang agak panjang untuk bisa sesuai antara foto dan isi captionsnya.

Jika kamu merasa bahwa membuat captions itu mudah, barangkali nggak akan ada tuh jasa perangkai kata. Bikin captions dianggap mudah barangkali oleh mereka yang sudah terbiasa.

Tapi ujung-ujungnya tetap saja ketika disuruh bikin captions perasaan saya senang, seolah dihargai dan diketahui bahwa saya seorang penulis. Tapi anehnya juga, saya mampu dan orang selalu menantikan captions yang saya bikin.

Profesi yang boleh dibilang beda


Banyak teman-teman saya penasaran tentang pekerjaan seorang penulis. Misalnya mereka nyeletuk, "Penulis itu kerjaannya apa, sih?". Dengan tegas saya jawab dong, ya menulislah!

Mereka masih penasaran, "Maksudnya kan kalo petani menanam padi, jagung. Kalo nelayan tentu nangkep ikan. Nah penulis itu kerjaannya apa?". Saya jawab lagi dong, ya menulislah!

Dalam percapakan di atas sudah dapat digambarkan bahwa pekerjaan seorang penulis itu masih belum dapat dipahami banyak orang. Jika pertanyaannya kayak penulis itu ada berapa macam?. Barulah saya bisa menjawab, ada Ghostwriter, Copywriter, Grant writer dan masih banyak lagi.

Kalo kamu pengen tahu macam-macam penulis dan spesialisnya, baca di sini.

Karya kami abadi 


Nah ini yang luar biasa dari sekian banyak manfaaat menjadi seorang penulis, adalah karya kami abadi. Saya tidak membedakan antara penulis yang sudah membuat buku dan belum. Sebab, selama kamu menulis, melalui platform apapun, tulisan kamu akan menjadi kenangan tersendiri setelah kamu tiada.

Tak jarang juga saya membaca buku, lalu stalking penulisnya, saya cari akun Facebook dan Instagram pribadinya, lalu rame-rame orang berkomentar, setelah saya baca, ternyata beliau sudah meninggal dunia.

Tapi, melihat komentar yang masuk, banyak ucapan doa dan unggahan buku yang di tulis oleh penulis tersebut, sungguh menggugah motivasi saya untuk terus mau menulis. Dan sesungguhnya benar, betapa menyenangkannya menjadi penulis.

Maka dari itu, agar karya kalian abadi, boleh loh kirim artikel atau cerita kalian ke blog penulis Garut. Baca ketentuannya di sini. Mari berkarya bareng!



Ridwansyah
Pendiri penulis Garut.

Tidak ada komentar

Tolong berkomentar dengan baik dan logis. Jangan melakukan spam. Kalau bisa, berkomentar lah pakai nama, jangan anonim. Komentar kalian saya filter dulu. Jika komentar kalian sesuai selera saya, akan saya setujui. Terima kasih.